Ternyata ini Penyebab Tanah Longsor di Jalur Puncak

0

CIBINONG – Peristiwa longsor yang terjadi di Jalan Raya Puncak Riung Gunung, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, pada Minggu, 11 Januari 2021, Pukul:22.30 WIB lalu, ternyata bukan akibat adanya hujan.

Longsoran tanah bercampur air setinggi 50 meter dan panjang 15 meter tersebut, ternyata di duga akibat tersumbatnya mata air Cikamasan. Hal ini diperkuat dengan tidak terjadi nya hujan di sekitar lokasi pada waktu kejadian longsor berlangsung.

“Di atas area longsoran terdapat aliran air dan mata air, tempat warga biasa mengambil air baku. Diduga aliran air tersumbat sehingga meluap,” ungkap Budi Pranowo, Sekretaris Badan Penanggulangan Bemcana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor dalam keterangan resmi yang dikirim ke media ini, Senin (11/1/2021).

Budi sapaanya, menambahkan, akibat longsoran tanah tersebut, jalan raya Puncak sempat tertutup material longsoran sekitar 20 meter. “Kami langsung melakukan penanganan untuk evakuasi material longsoran dengan menggunakan satu alat berat milik PUPR dan manual serta melakukan penyemprotan high pressure Truk milik BPBD dan Damkar,” paparnya.

Ia menjelaskan, personel gabungan yang terjun ke lokasi longsor berasal dari BPBD, TNI, Polri, Damkar, Muspika Kecamatan Cisarua, PUPR, Dishub dan PTPN VIII Gunung Mas. “Jalur tersebut saat ini sudah di buka kembali dan di lalui secara bergantian dengan buka tutup jalur Pukul 07.00 WIB.” pungkasnya. FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.