Terminal Leuwiliang Akan Direhab Total, Catat ini Waktunya

LEUWILIANG – Terminal Tipe B Leuwiliang, di Kecamatan Leuwiliang, tahun 2022 akan direhab Total guna meningkatkan kenyamanan bagi para calon penumpangnya, demikian diutarakan Syukron petugas Pelaksana Terminal Leuwiliang kepada pakuanraya.com.

Menurut Syukron, rehab total tersebut sebagai upaya pemerintah untuk menjadikan terminal paling terbesar di Kabupaten Bogor Bagian Barat ini sebagai terminal tipe B terlengkap pada ketersediaan semua jenis angkutan umumnya, diantaranya Angkutan Kota (angkot) berbagai jurusan, termasuk angkutan umum jenis Bus antar provinsi.

“Benar, tahun 2022 Akan ada pembangunan total untuk Terminal Leuwiliang”, kata Syukron petugas Pelaksana Terminal Leuwiliang.

Karena mengingat keberadaan Terminal Leuwiliang selama ini sambung Syukron, fungsinya bukan saja sebagai tempat singgah semua angkutan umumnya, tetapi juga sudah menjadi sarana rekreasi warga Leuwiliang-nya.

“Bahkan disetiap Sabtu dan Minggu sore, Terminal Leuwiliang sudah jadi tempat favorit bagi anak anak muda Leuwiliang untuk berkumpul dan bercengkrama. Ditambah di sekitar area terminalnya banyak tersedia jajanan, seperti warung makan dan kedai kedai kecil. Mau tak mau, Terminal Leuwiliang kini bagaikan alun alun yang nyaman untuk bersantai sore bagi masyarakatnya,” tukasnya.

Fahmi Petugas Pelaksana Terminal Leuwiliang lainnya menambahkan, berdasarkan kebijakan pemerintah Kabupaten Bogor Terminal Leuwiliang berdiri juga berfungsi sebagai jalur lintasan semua kendaraan yang melintas menuju Bogor dan sebailiknya.

“Terminal Leuwliang punya fungsi lain yakni sebagai pengurai masalah kemacetan lalu lintas di Leuwiliang. Dimana arus kendaran yang datang dari arah Rangkas Bitung, Jasinga dan sekitarnya yang menuju Kota Bogor, diperbolehkan masuk kedalam terminal Leuwiliang untuk menuju Jalan Lingkar Galuga dan sebaliknya, guna menghindari terjadinya kemacetan,” jelasnya.

Begitupun dengan infrastruktur yang ada didalam terminal yang saat ini mulai ada beberapa titik kerusakan seperti lubang jalan hingga genangan air diareanya lanjut Fahmi, pihak terminal tidak tinggal diam, karwna ada upaya setiap hari jum’at selalu rutin melaksanakan gotong royong.

“Seperti membersihkan serta memperbaiki keadaan didalam area terminal Leuwiliang.”bebernya.

Sedangkan penyebab genangan air apabila turun hujan tambahnya, akibat saluran drainase di dalam area terminal Leuwiliang mengalami pendangkalan.

“Masalah pendangkalan saluran drainase di dalam area terminal ini, sudah kami laporkan ke Kantor Dinas melalui surat untuk segera mendapat perbaikan,” tandasnya. (MG3)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.