Terkesan, Bupati Sebut Foto Jurnalistik PFI Ingatkan Bahwa Pandemi Belum Berakhir

Bupati Ade Yasin saat mengunjungi pameran foto jurnalistik PFI Bogor di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, menggelar pameran foto jurnalistik ‘Bogor dalam Bingkai’, di Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (11/6/2021).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Ade Yasin, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Burhanudin, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor.

“Ini hasil foto jurnalis yang mengabadikan setiap momen di Kabupaten Bogor khususnya. Foto-foto ini didominasi foto soal penanganan Covid-19, dan ini mengingatkan kita bahwa suasana covid belum usai,” kata Ade Yasin.

Dia pun mengapresiasi apa yang dilakukan para pewarta yang tergabung dalam PFI Bogor tersebut. Ke depan, Ade Yasin mengaku siap memberikan tempat untuk pameran serupa di luar gedung pemerintahan.

“Ke depan bisa dilaksanakan di mal-mal Kabupaten Bogor ya. Bisa di CCM, Aeon Sentul. Saya mengapresiasi apa yang dilakukan teman-teman dari PFI ini,” jelas Ade Yasin.

Sementara, Ketua PFI Bogor, Hendi Novian mengungkapkan, pameran tahunan ini menjadi yang keenam kalinya dan menyajikan foto-foto persitiwa yang terjadi di kota dan Kabupaten Bogor sepanjang 2020.

Pameran ini, kata dia, akan berlangsung selama tiga hari hingga Minggu mendatang dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Semula, pameran Bogor dalam Bingkai VI ini direncanakan berlangsung pada awal 2021. Namun, melihat grafik kasus Covid19 yang terus meninggi dan menyesuaikan kebijakan pemerintah dalam menangani pandemic saat itu, rencawa awal terpaksa dibatalkan.


Pameran baru bisa terlaksana sekarang ini, pertengahan tahun saat kegiatan-kegiatan mulai diperbolehkan. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata lelaki yang karib disapa Kozer ini.

Menurutnya, pandemi juga mengubah pola kerja para pewarta foto. Mendokumentasikan momen saat pandemic buka tanpa risiko. Potensi penularan bisa saja terjadi sewaktu-waktu.

Meski demikian, kondisi tersebut tak membuat teman-teman pewarta foto berdiam diri. Hal ini terbukti lewat beragam momen yang diabadikan dan disajikan dalam pameran kali ini. Dalam keseharian, karya-karya mereka juga menghiasi media tempat mereka bekerja. Mengabarkan berbagai peristiwa untuk masyarakat.

Yang jelas, dalam setiap peliputan, para pewarta berkomitmen menjaga kesehatan dan keselamatan satu sama lain dengan terus menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Pameran ini kami persembahkan bagi masyarakat, dan tentunya rekan-rekan PFI Bogor sebagai kado kecil pengabdian dalam mengabadikan berbagai momen setiap harinya di kota maupun Kabupaten Bogor. Tak lupa terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya pemran foto ini,” jelas Kozer.

Diketahui, pameran ini dikuratori oleh Hermanus Prihatna, Redaktur Foto Antara sekaligus Pembina PFI Pusat. Total, ada 80 foto tunggal dan lima foto cerita hasil bidikan anggota PFI Bogor yang dipamerkan kali ini.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen foto terkait dengan pandemi Covid-19. Dampak pandemi yang begitu terasa di berbagai aspek dan menghantam sendi-sendi kehidupan terekam apik lewat jepretan para pewarta foto.

“Dari foto-foto yang dipamerkan, sekitar 60 persen di antaranya terkait masalah pandemic Covid-19. Semoga pameran foto ini menjadi dokumentasi berharga yang bermanfaat sebagai pengingat atas peristiwa-peristiwa buruk agar tidak terjadi lagi ke depannya,” ujar Hermanus. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.