Terima Upah Dibawah UMK, Karyawan PT Baekang Bakal Gerudug Kantor Bupati Bogor


CARINGIN – Buntut dari pemecatan karyawan PT. Baekbang Jaya, Di Kampung Bepak, Desa Tangkil, Kecamatan Caringin.  Gara gara maen HP, dan upah jauh dibawah Upah Minimum Kabupaten (UMK). Yakni hanya Rp, 1 juta perbulan gajih poko bagian gudang. Kekesalan memuncak hinga sejumlah karyawan bakal mendatangi kantor Bupati Bogor di Cibinong. Kedatangan mereka, rencanya akan mengadukan pembayaran Upah yang jauh dibawah UMK dan pemecatan yang diangap tidak sesuai dengan aturan.


“Kami akan mendatangi dan mengadukan kepada bupati Bogor, terkait dengan Pemecatan yang sepihak dan sepele, serta pembayaran upah jauh dibawah UMK Kabupaten Bogor,” kata Salman salah seorang karyawan yang dipecat hanya gara gara main HP kepada Pakar.


Dia menjelaskan, kedatangan mereka ke Kantor Bupati Bogor, untuk menyampaikan keluhan, karena lanjut dia dirinya bersama sejumlah karyawan memerlukan pembelaan dari pemerintah karena dia menilai perlakuan pihak perusahaan dalam memberikan Surat Peringatan (SP) dan pemberhentian karyawan sudah semena mena.


“Kekesalan kami memuncak gara gara perlakuan perusahaan yang se enaknya. Tiga bulan terakhir gaji karyawan bukannya disesuaikan dengan UMK malah ada beberapa orang yang diturunkan gajinya hingga 300 ribu. Selain itu gaji bagian gudang gaji poko hanya 1 juta, ini sudah tidak manusiawi,” ungkapnya.


Dia mengaku, dirinya bersama karyawan lain merasa bingung untuk melakukan pengaduan terkait degan perusahaan tersebut sehingga harus menyampaikannya kepada bupati Bogor.
“Kalau bukan kepada Bupati Bogor kepada siapa kami harus mengadu, sementara kami bekerja tanpa Kontrak kerja, bahkan baru diwacanakan untuk tanda tangan kontrak kerja, sehingga. Pihak perusahaan, memperlakukan kami se-enaknya,” tegasnya.


Salman mengaku, sejumlah karyawan sudah sepakat untuk melakukan pengaduan kepada bupati Bogor, karena lanjut dia. Tanpa dilakukan pengaduan selama bertahun tahun perlakukan perusahaan semakin menjadi jadi. “Selama berdiri perusahaan tersebut, memang menerima karyawan cukup mudah lamarannya. Namun, jangan karna kami melamar sepeti itu pihak perusahaan bisa semena mena kami warga pribumi. Saya berharap pak bupati Bogor dapat memberikan solusi kepada kami yang tertindas oleh pihak perusahaan,” akunya.


Kepala Desa Tangkil Acep Awaludin, saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya tidak bisa menghalangi warganya yang akan mengadu ke Bupati Bogor. Karena lanjut dia, menyampaikan aspirasi adalah hak semua warga ga dilindungi undang undang.  “Kami tidak bisa menghalangi karena menyampaikan aspirasi itu dilindungi undang undang. Namun, saya berpesan sampaikan dengan elegan dan santun,” pintanya.


Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Bogor Zainal Ashari saat dikonfirmasi Pakar terkait rencana kedatangan karyawan Baekang Jaya Ke Kantor Bupati Bogor. Tidak memberikan respon terkait rencana kedatangan para karyawan. UJG
 
 
 
 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.