Terima Penalti Waktu Dua Menit, Hendro Yap Gagal Meraih Medali Emas SEA Games

Suport: Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin (kiri), Humas KONI, Sugiarto SE, MM, terlihat memberikan suport kepada Hendro Yap, ketika menerima penalti waktu dua menit dari juri, di venue pertandingan nomor jalan cepat 20 kilometer, di Trinh Van-Bo Street Ha Noi, Kamis (19/5/2022) waktu setempat. (Humas KONI Kabupaten Bogor)

CIBINONG – Atlet atletik nomor jalan cepat putra Indonesia asal Kabupaten Bogor, Hendro Yap, gagal mewujudkan targetnya untuk meraih medali emas dari nomor jalan cepat 20 kilometer, pada SEA Games 2021 di Hanoi-Vietnam, yang berlangsung di Trinh Van-Bo Street Ha Noi, Kamis (19/5/2022) waktu setempat.

Kegagalan Hendro Yap mempersembahkan pundi-pundi medali emas untuk Indonesia di ajang SEA Games Vietnam 2021 kali ini, dikarenakan Hendro Yap harus menerima penalti waktu dua menit tidak bisa melanjutkan pertandingan, karena melakukan pelanggaran ketiga bertanding.

Sementara dalam pertandingan tersebut, Hendro Yup sudah memimpin diurutan pertama. Bahkan jarak antara Hendro dengan posisi kedua yang merupakan atlet tuan rumah sangat jauh.

Namun karena adanya penalti waktu dua menit disisa dua putaran terakhir Hendro sebelum sampai ke garis finish, sangat menguntungkan bagi atlet tuan rumah. Sehingga pada akhirnya Hendro harus puas finish diurutan kedua, dengan raihan medali perak di ajang SEA Games 2021 tahun 2022 ini.

Kendati hanya mampu mempersembahkan medali perak, Hendro Yap sudah berjuang untuk yang terbaik bagi Indonesia di ajang SEA Games 2021. Hal itu dikatakan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, yang hadir langsung menyaksikan Hendro Yup bertanding di nomor jalan cepat 20 kilometer putra.

“Kita harus puas dengan perolehan medali perak yang dipersembahkan Hendro si ajang SEA Games 2021 kali ini. Apalagi Hendro mendapatkan penalti waktu dua menit. Tapi kalau tidak, sudah pasti Hendro yang jadi juara di nomor jalan cepat 20 kilometer putra,” kata Junaidi Samsudin.

Selain itu kata Junaidi, Hendro Yup juga sudah berjuang keras untuk bisa mempersembahkan medali emas. Namun adanya pelanggaran tersebut, membuat Hendro gagal meraih medali emas.

Meski begitu tambah Junsam-sapaan akrab Junaidi Samsudin ini, perolehan medali dari atlet-atlet Kabupaten Bogor masih bisa bertambah, karena masih ada beberapa atlet yang bertanding dari beberapa cabang olahraga.

“Kita berharap, atlet-atlet Kabupaten Bogor, yang belum bertanding bisa memberikan prestasi emas untuk Indonesia di ajang SEA Gamea 2021,” kata Junsam. =ADI

Adapun perolehan medali yang disumbangkan atlet Kabupaten Bogor di antaranya:

Nama : Kakan
Cabor/Kelas: Dayung LM2X
Medali/Jmlh: Emas 1

Nama: Kakan/Ferdi
Cabor/Kelas: Dayung LM2 –
Medali/Jmlh: Emas 2

Nama: Denri/Ferdi
Cabor/Kelal: Dayung LM4 –
Medali/Jmlh: Emas 1

Nama: Anang Yulianto
Cabor Menembak/Kelas: 25 Mtr Air Pistol
Medali: 1 Emas

Nama: Dewi Citra
Cabor: Catur
Medali: 1 Emas

Nama: Irene
Cabor: Catur
Medali: 1 Perak

Nama: Erick
Cabor/Kelas: Renang
Medali: 1 Perak

Nama: Reski
Cabor/Kelas: Dayung/Canoeing
Medali: 1 Perak

Nama: Hendro
Cabor/Kelas: Atletik/Jalan Cepat
Medali: 1 Perak

Nama: Medina/Ummi
Cabor: Catur Beregu Cepat
Medali: 1 Emas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.