Terdampak Bencana, Pemkab Bogor Tawarkan Relokasi Warga Pamijahan ke Cigudeg

Kondisi salah satu rumah warga di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor yang terdampak bencana gempa bumi. (Dok.Diskominfo)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menawarkan relokasi kepada warga terdampak bencana gempa bumi di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan ke wilayah Kecamatan Cigudeg.

“Kita masih memikirkan apakah warga di sini mau direlokasi atau seperti apa, kalau mau nanti kita siapkan. Karena kita juga masih punya berapa hektare tanah di wilayah Cigudeg,” ujar Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, Senin (11/12/2023).

Menurutnya, tawaran relokasi tersebut dikarenakan warga terdampak gempa itu juga berada di lahan milik PTPN yang berstatus HGU.

“Itu juga kita dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan para korban bencana melalui Bantuan Tidak Terduga (BTT),” ungkapnya.

Namun, Iwan juga menyebut masih menunggu persetujuan dari pihak seluruh warga yang terdampak bencana gempa tersebut.

“Kita menunggu persetujuan dari warga ya. Kalau mau direlokasi mereka sudah pasti nyaman tidak akan ada pengusiran maupun pengosongan,” jelasnya.

Sementara, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, tercatat rumah warga terdampak gempa bumi di Desa Purwabakti, Kecamatan Pamijahan sebanyak 139 rumah.

“113 unit rumah rusak ringan, 19 unit rumah rusak sedang dan 7 unit rumah rusak berat,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat.

Kata dia, jumlah tersebut tersebar di 9 kampung. Yakni Kampung Cigaherong, Kampung Padajaya, Kampung Padajembar, Kampung Cimapag, Kampung Pondokpasar, Kampung Sindangreret, Kampung Pondokcau, Kampung Pensiun dan Kampung Lapang.

“Total perkiraan terdampak 148 KK dengan 479 jiwa,” jelasnya.

Selain rumah warga, terdapat juga fasilitas umum terdampak mulai dari masjid, musola, sekolah dasar hingga MCK. Termasuk ada warga yang mengungsi sebanyak 30 jiwa di tenda BPBD Kabupaten Bogor.

“Ada 1 KK dengan 4 jiwa mengungsi ke rumah orangtuanya di Ciomas,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Hanya saja, satu orang dari Kampung Cimapag mengalami luka ringan pada bagian kaki terkena puing material.

“Situasi terkini di lokasi cuaca berawan. Tim TRC BPBD dan DPKPP masih melakukan kaji cepat. Jarak rumah warga terdampak dengan tenda pengungsi sekitar 200 meter dan beberapa warga mulai mengisi tenda pengungsi malam hari,” tandasnya. = MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.