Terdaftar Peserta BPU, Ahli Waris Supir Gas di Desa Situ Ilir Terima Santunan JKM Rp42 Juta dari BPJS Ketenagakerjaan

Ahli waris dari Alm. Suharyo, salah seorang Pekerja yang berprofesi sebagai supir Gas LPG, yang merupakan warga di Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, saat menerima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan. (Ist)

CIBUNGBULANG – Ahli waris dari Alm. Suharyo, salah seorang Pekerja yang berprofesi sebagai supir Gas LPG, yang merupakan warga di Desa Situ Ilir, Kecamatan Cibungbulang, menerima santunan program Jaminan Kematian (JKM) sebesar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.

Rinciannya, santunan kematian Rp20.000.000, biaya pemakaman Rp10.000.000 dan santunan berkala Rp12.000.000. Alm. Suharyo semasa hidupnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan membayar iuran Rp16.800 per bulan.

Serah terima dilakukan secara simbolis di Kantor Desa Situ Ilir Kecamatan Cibungbulang. Penyerahan santunan disaksikan oleh Kepala Desa Situ Ilir, Subhan, S.IP dan Camat Cibungbulang Agung Surachman Ali, S.STP, MM.

“Yang pertama, saya ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mengurus klaim warga kami sebagai peserta yang mengikut program BPJS Ketenagakerjaan karena dengan diikutsertakan dalam program ini keluarga yang ditinggalkan mendapatkan santunan yang berguna serta bersifat nyata,” ujar Kepala Desa Situ Ilir, Subhan, S.IP.

“Harapan saya semoga ke depannya Pemdes Situ Ilir tetap bisa membantu warga ikut memfasilitasi dan membantu proses pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pelaku usaha dan pekerja mandiri (BPU)”, ucap Subhan.

“Dan juga Insya Allah pemerintah desa siap membantu memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan tersebut, dan juga harapan kami, semua warga masyarakat yang ada di Desa Situ Ilir bisa ikut menjadi kepesertaan BPJS,” tutup Subhan.

Menerima penyerahan simbolis saat itu, Maemunah yang merupakan ahli waris dan juga istri dari Alm. Suharyo mengucapkan rasa terimakasihnya kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan atas santunan yang telah diberikan.

“Santunan Kematian ini sangat berguna dan bermanfaat banget untuk keluarga kami. Santunannya meringankan keluarga kami dan proses klaim pengajuan kematiannya juga sangat cepat dan mudah”, ungkap Maemunah.

Dihubungi terpisah, KKCP BPJS Ketenagakerjaan Bogor Leuwiliang, M. Syahrial Firman menyampaikan apresiasi karena di Desa Situ Ilir sendiri untuk staf desa dan perangkat desa serta beberapa warganya sudah terdaftar Program BPJS Ketenagakerjaan.

Syahrial berharap ke depannya seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Desa Situ Ilir dapat terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan secara menyeluruh.

“Selalu ada risiko dalam setiap pekerjaan, tidak terkecuali para tenaga kerja yang ada di Desa Situ Ilir. Semoga ke depannya, melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat seluruh masyarakat, khususnya yang ada di Desa Situ Ilir dapat terdaftar dan terlindungi oleh program BPJS Ketenagakerjaan”, tutup Syahrial.

Sementara itu, di tempat terpisah Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Bogor Kota Mias Muchtar turut mengungkapkan bela sungkawa kepada ahli waris Alm. Suharyo.

Mias menyatakan, dengan diberikannya santunan JKM sebesar Rp42 juta, merupakan bukti bahwa negara hadir untuk memberikan salah satu solusi.

Mias menjamin, setiap peserta yang terdaftar, bahkan baru sehari mendaftar akan terlindungi saat itu juga dari risiko kecelakaan kerja dan kematian yang apabila terjadi risiko tersebut ahli waris dapat menerima manfaatnya sesuai dengan ketentuan.

“Kami memastikan, setiap peserta yang bahkan baru sehari terdaftar artinya telah terlindungi dan ahli waris bisa mendapatkan santunan ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tutup Mias. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.