Terbukti Langgar Prokes, Jungle Waterpark Disegel dan Kena Denda Rp10 Juta

Ketua Satgas COVID-19 Kota Bogor, Bima Arya saat menggelar konfrensi pers di halaman Balai kota, terkait pelanggaran Prokes oleh The Jungle Waterpark. (SYARIF)

BOGOR – Setelah dilakukan pemeriksaan atas viralnya video terjadi kerumunan di Jungle Waterpark, Tim Satgas COVID-19 Kota Bogor akhirnya menetapkan, wisata air The Jungle Waterpark terbukti melanggar protokol kesehatan (Prokes) PPKM Mikro Kota Bogor.

Wali Kota Bogor yang juga Ketua Satgas Covid-19, Bima Arya mengatakan, sanksi tegas diberikan kepada korporat The Jungle Waterpark karena terbukti melanggar aturan Prokes pada PPKM. Sanksi denda diantaranya Rp10 juta dan penyegelan lokasi wisata.

“Sanksi tegasnya yaitu denda Rp10 juta dan penyegelan tempat Jungle Waterpark,” tegas Bima dalam konfrensi pers di Balaikota, Senin (15/2/2021).

Penyegelan dilakukan selama tiga hari kedepan atau sampai denda dibayarkan oleh pihak Jungle Waterpark. Lanjut Bima, langkah sanksi administrasi merupakan hasil evaluasi yang dilakukan oleh tim Satgas Covid-19 Kota Bogor, karena terbukti adanya penumpukan pengunjung di wahana air ombak.

“Saya menanyakan langsung apakah video yang beredar itu benar, lalu dijawab benar oleh pihak mereka. Nah disitu ada pelanggaran prokes dimana terjadi penumpukan pengunjung di suatu wahana,” tandasnya.

Terpisah, General Manager (GM) The Jungle Waterpark, Firanto, memberikan penjelasan bahwa pihaknya sudah menerapkan protokol kesehatan secara maksimal. Terkait dengan beredarnya video yang menunjukkan kerumunan di wahana air ombak, ia mengungkapkan kalau wahana tersebut memang hanya dibuka selama 10 menit, sehingga terjadi penumpukan pengunjung yang ingin bermain.

“Kami akan evaluasi karena hanya 1 kali diputar, karena kita liat untuk efisiensi ternyata malah terjadi penumpukan,” jelasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.