Tempat Wisata GSE Ramai Dikunjungi, ini Yang Terjadi

PAMIJAHAN – Sejumlah tempat wisata di kawasan gunung salak endah di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, di penuhi wisatawan, tidak hanya wisata dari Bogor saja akan tetapi dari luar Bogor, kemacetan di kawasan gse mencapai 1 kilometer, pada saptu (15/5/21). Kepala Resort Polisi Kehutanan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS), Sukiman mengatakan, secara umum untuk kunjungan, karena memang untuk lokasi kita di Gunung Salak Endah ada dua pintu, melalui pintu Gunung Bunder dan Pintu GSE.

“Kalau di wilayah GSE ada juga kemacetan di bawah dan di beberapa objek wisata karena memang kondisi jalan yang sempit dan jumlah pengunjung yang menggunakan roda empat banyak di tol ini,”ujarnya kepada pakuanraya.com, Sabtu (15/5/2021).

Kalau untuk destinasi wisata yang ada di lokasi kita kebanyakan wisata air, lalu ada panorama dan bukit perkemahanKalau kuota karena masih suasana Covid-19, kita ada pembatasan pengunjung, untuk wilayah GSE ini ada sekitar 1000, mengambil dari luasan zona kemanfaatan. “Terkait dengan prokes, kita terapkan di masing-masing pintu masuk dan objek wisata yang ada,” ujarnya.

Adapun terlalu banyak pengunjung, kita tidak tahu mana warga setempat mana pengunjung dari luar bogor, ini sudah tercampur. “Dan hari ini sekitar 700 pengunjung dari dua pintu, kalau tugas penyekatan itu bukan wilayah kami, itu di wilayah secara nasional dan kebijakan di masing-masing wilayah, kalau kita lihat dari nomor kendaraan ada juga yang dari luar Bogor, kita prinsipnya, ada pengunjung kita terima yang terpenting protokol kesehatannya,” jelasnya.

Menurut Elan (35) asal sawangan, menuturkan, kemacetan panjang terjadi saat masuk gerbang II gunung bunder hingga menyebabkan kendaraan roda duanya mogok. “Saya dari arah sawangan mau menuju tempat wisata pemandian air panas, ini kemacetan dari awal pintu masuk,” ucapnya. Ia juga sangat menyayangkan, dengan tarif 35 ribu yang di pinta di pintu gerbang, akan tetapi kondisi jalan yang tidak memadai.

“Dengan tarif 35 ribu kondisi jalan yang tidak memadai, sampai motor saya mogok, seharunya di tingkatkan lagi untuk infrastrukturnya. Saya berharap, agar pihak pengelola tempat wisata gse untuk memperhatikan kondisi jalan, dengan kondisi jalan yang bagus tidak mungkin akan terjadi kemacetan seperti ini,” imbuhnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.