Tekan Penularan Covid-19, Tim Gabungan Satgas Gencar Operasi Yustisi

Plt Kasatpol PP Kabupaten Cianjur Hendri Prastyadi. Esya|Pakar

CIANJUR – Tim gabungan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Cianjur, masih terus gencar melaksakan operasi yustisi disejumlah titk diwilayah Kabupaten Cianjur. Sebagai penegakan hukum Peraturan Bupati Cianjur Nomor 6/2021 dan Surat Edaran Bupati Cianjur Nomor 443.1/3896/Kesra. Secara akumulasi, jumlah pelanggar protokol kesehatan covid-19 diwilayah Kabupaten Cianjur sudah mencapai 41.023 orang.

Hal tersebut dikatakan Plt Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Hendri Prasetyadhi, kepada wartawan, Kamis (24/06/2021). Menurutnya, hingga saat ini tim gabungan operasi yustisi Covid-19 ini, masih terus gencar dilaksanakan . Pasalnya, masih banyak ditemukan masyarakat yang belum disiplin menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Apalagi kurun sebulan terakhir ini, penambahan angka kasus covid-19 terpantau melonjak.

“Dari seejak dilaksanakannya operasi yustisi pada 27 Juli 2020, hingga saat ini jumlah pelanggar prokes di Cianjur sebanyak 41.023 orang,” terangnya.


Hendri menuturkan, disetiap akhir pekan Sabtu (19/6) dan Minggu (20/6) operasi yustisi protokol kesehatan covid-19 selalu dibarengi dengan penyekatan di sejumlah titik perbatasan. Setidaknya ada 4 titik cek poin penyekatan dengan daerah lain dan 1 titik cek poin di pusat perkotaan. “Penyekatan kendaraan ini, untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Cipanas-Puncak dan sekitarnya,” tegasnya.


Hendri mengaku dari hasil operasi penyekatan tim gabungan telah memutar balik hampir 1.495 unit kendaraan roda dua maupun roda empat. “Mereka yang diputar balik tak bisa menunjukkan surat izin keluar masuk (SIKM), surat hasil negatif rapid test antigen, maupun yang kedapatan melanggar prokes seperti tidak memakai masker,” tegasnya.


Secara rinci, dari jumlah 1.495 unit kendaraan yang diputar balik, di cek poin Segar Alam terdapat 485 unit roda empat dan 869 unit roda dua, di cek poin Rest Area Haurwangi terdapat 24 unit roda empat dan 2 unit roda dua, di cek poin Cikalongkulon terdapat 37 unit roda empat dan 58 unit roda dua, di cek poi Gekbrong terdapat 2 unit roda empat dan 7 roda dua, serta di cek poin Tugu Lampu Gentur terdapat 16 unit roda empat. “Kalau jumlah total kendaraan yang diperiksa dan diputar-balik arah pada Minggu (20/6) sebanyak 3.579 unit,” tuturnya.


Dia menjelaskan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan tetap dilakukan secara persuasif. Petugas di lapangan tetap menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat pentingnya menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. “Fokus operasi yustisi ini lebih ditekankan kepada monitoring, penerapan disiplin dan penegakan hukum, serta pengenaan sanksi administratif,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.