Tebing Ambruk, Lalu Lintas Bandung-Cianjur Selatan Lumpuh

0
92

CIANJUR – Arus lalu lintas di Jalan utama Bandung-Cianjur Selatan, mengalami lumpuh. Akibat ambruknya tebing Citatang di Kampung Cigarogol RT ‪01/01‬, Desa Naringgul, Kecamatan Naringgul, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (10/11/2018) malam, seiring dengan intensitas hujan yang cukup tinggi.

Material longsoran tebing setinggi 20 meter menutup jalan.

Pantauan, material longsoran tebing berupa tanah merah menggunung di jalan raya dengan ketinggian 4 meter dan memanjang hingga 20 meter.

Akibatnya puluhan kendaraan yang sebagian besar membawa hasil bumi untuk dijual ke Bandung, dengan tujuan ke Pasar Caringin-Bandung, tidak dapat melintas.

Sejak peristiwa, aparat kepolisian, TNI, desa, kecamatan dan warga sekitar berusaha menyingkirkan material longsor.

Sopir pembawa hasil bumi di Naringgul, Hasan, terpaksa bermalam di jalan karena terjebak di lokasi.

“Saat kejadian saya hanya belasan meter dari titik longsor. Untung saja masih diselamatkan, tidak tepat ada di titik longsoran. Bisa-bisa saya dengan teman saya tertimbun,” ujarnya kepada Pakuanraya.com, Minggu (11/11/2018).

Dia pun mengaku memilih untuk menunggu material longsoran dibersihkan. Sebab, jika memutar arah, bisa memakan waktu berjam-jam dengan biaya operasional yang lebih besar.

“Ya harus gimana lagi sebab tidak ada jalan lain kecuali memutar ke arah Cianjur kota untuk bisa nyampai ke Bandung, jadj menungu sampai ‪besok siang‬ jalan bisa dibuka kembali,” katanya.

Kapolsek Naringgul melalui Anggotanya Aiptu Heri Sobari mengiyakan kejadian longsor yang menutup akses jalan tersebut. Dia mengaku sudah berkordinasi dengan pihak PU Binamarga agar material longsor segera dibersihkan.

“Alat berat baru tiba Minggu pagi, kemungkinan baru sore harinya bisa kembali dilalui kendaraan.  Kami imbau bagi pengendara dari arah Naringgul-Bandung ataupun sebaliknya tidak melalui jalur tersebut, atau bisa memilih jalur alternatif lainnya,” tuturnya.

Berdasarkan informasi yang diterima Minggu (11/11) pagi, petugas dibantu warga dan organisasi masyarakat terus berusaha membersihkan material longsoran. Kendaraan roda dua pun mulai bisa melintas ‪pada Minggu siang‬.

Sementara itu, Kepala Tim Kementrian PUPR PJN wilayah V Jawa Barat, Hery S, menuturkan, pihaknya sudah mengintruksikan tim untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material longsoran.

“Setelah dapat informasi dari pihak kepolisian, Kami turunkan dua alat berat ke lokasi longsor. Perkiraan Minggu sore mulai bisa dilalui kendaraan, meskipun belum normal sepenuhnya. Kami akan berusaha. Membersihkan longsoran secepatnya,” ungkapnya.

ENDI SANUSI | ESYA MAHENDRA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.