Target 10.000 Vaksin per Hari, Pemkab Rajin Komunikasi Dengan Kemenkes

CIBINONG – Pemerintah Pusat, menargetkan 10.000 Vaksin Covid-19 bisa dilaksanakan setiap daerah di Indonesia. Gelaran tersebut dilakukan untuk mempercepat program vaksinasi.

Hal itu pun dibenarkan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Ade Yasin. Menurutnya, gerakan vaksinasi tersebut merupakan arahan dari Presiden RI, Jokowi.

“Jadi arahannya itu 10.000 ribu vaksin per hari. Untuk di Kabupaten Bogor, satu minggu dua kali kami gelar vaksinasi massal ya untuk masyarakat,” kata Ade Yasin, Rabu (16/6/2021).

Untuk memenuhi ketersediaan Vaksin Covid-19, Pemerintah Kabupaten Bogor pun mengajukan bantuan vaksin kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Jadi ketika sudah mulai menipis stok nya, kami langsung mengajukan bantuan vaksin ke Kemenkes agar vaksinasi bisa berjalan cepat,” ungkap Ade Yasin.

Sementara, dalam pengajuan tambahan vaksin ke Kemenkes atau Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Bogor mengaku tidak lagi khawatir akan berjalan lambat.

Musabab, proses distribusi vaksin saat ini bisa langsung dilakukan tanpa melalui perantara Pemprov Jawa Barat.

“Saat ini pemerintah pusat telah melakukan perubahan distribusi Vaksin Covid-19. Tidak lagi melalui Jabar, melainkan langsung ke daerah lewat aplikasi Smile,” ungkap Kabid Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Adang Mulyana.

Menurutnya, kondisi tersebut sangat membantu pemerintah daerah khususnya bagi Kabupaten Bogor dengan sasaran vaksinnya cukup banyak.

“Jadi lewat aplikasi Smile itu, kalau ketersediaan Vaksin Covid-19 kita sudah mulai menipis bisa langsung lapor di aplikasi itu untuk kemudian mendapatkan pasokan vaksin dari pusat,” jelas Adang.

Semenjak perubahan sistem distribusi tersebut sebut, Adang mengaku ketersediaan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bogor dalam kondisi aman.

Dia menyebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor selalu melakukan pelaporan tatkala vaksin menipis di angka 5.000 vial untuk mengantisipasi terjadinya kehabisan total.

“Kalau kita, jika vaksin sudah di bawah 5.000 vial lapor dan dikirim kembali,” pungkas Adang. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.