Tangani Soal Tawuran Pelajar, Ini Kata Cabup Bogor Rike Iskandar

Rike Iskandar, Cabup Bogor. Age | Pakar

CIBINONG – Bakal Calon Bupati Bogor, Rike Iskandar menyoroti kasus kenakalan remaja salah satunya aksi tawuran antar pelajar yang marak terjadi di Bumi Tegar Beriman.

“Sebetulnya mulainya permasalahan kenakalan remaja itu terjadi dimulai pada saat jenjang SMP dan makanya saya pikir kita harus mulai melakukan pencegahan secepatnya untuk melindungi generasi masa depan bangsa,” katanya saat diskusi cetak biru Kabupaten Bogor di Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus), pada kemarinRabu (19/6/2024).

Lanjut ia mengatakan bahwa lingkungan disekitar juga dapat menjadi salah satu faktor penyebab anak remaja atau pelajar telah mulai melakukan kenakalan remaja tawuran.

“Memang keluarga juga punya peran aktif apa lagi kasus tawuran yang sering terjadi dan kita juga bisa melihat kalau pergaulannya dengan siapa seperti dilingkungan sekitar. Tapi masalahnya hampir semua orang tua ketika anak diamankan oleh kepolisian, ketika diambil lalu dibawa pulang, anaknya malah kembali melakukan tawuran,” ungkapnya.

Maka dari itu dirinya menyarankan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor harus mengambil sikap tegas untuk melakukan pencegahan kepada aksi tawuran yang terus marak terjadi, sehingga menimbulkan korban jiwa.

“Akhirnya itu seharusnya menjadi tugas pemerintah dan saya pikir kalau itu tugas pemerintah hal yang paling penting, mulai smp. Dan misal apabila saya terpilih menjadi bupati maka saya pikir anggaran pemerintah itu lebih baik anggaran 20 persen itu kita fokuskan di smp swasta kalau perlu kita subsidi,” terangnya.

Rike Iskandar atau Akew sapaan akrabnya mengaku kalau dirinya pun telah bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk meminimalisir kasus kenakalan remaja salah satunya aksi tawuran yang marak terjadi di Kabupaten Bogor.

“Saya berusaha aksi nyata dan saya juga sudah bekerja sama dengan Polres Bogor untuk kita masuk ke sekolah-sekolah untuk dengan memberikan kegiatan-kegiatan positive. Tetapi saya juga sempat diskusi dengan polres apabila tidak bisa dihentikan juga, saya coba usulkan untuk membakar motor-motor pelaku karena anak-anak itu lebih ketakutan kehilangan motor dari pada nyawa,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.