Tambahan 5.000 Vaksin Covid-19 yang diajukan Pemkab Bogor, tak Digubris Pemerintah Pusat

Dedi Syarif

CIBINONG – Tambahan 5.000 Vaksin Covid-19 yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bogor, tak digubris Pemerintah Pusat. Kini, Pusat telah menetapkan jumlah yang akan dikirim, yakni sebanyak 13.000 vaksin.

“Kita ajukan penambahan sebanyak 5.000 vaksin dari jumlah awal sebanyak 10.185 vaksin. Tapi Update terakhir Kabupaten Bogor mendapatkan 13.000 vaksin,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Dedi Syarif, Kamis (21/1/2021).

Tak hanya itu, dari total 13.000 vaksin yang akan diterima Kabupaten Bogor pada tahap pertama ini pun terbagi menjadi dua tahap.

“Masing-masing tahapannya kami akan menerima sekitar 6.500 vaksin. Dan, tahap berikutnya juga menerima dengan jumlah yang sama,” ungkapnya.

Menurutnya, penambahan pengajuan penerima program vaksinasi tersebut disebabkan masih banyak tenaga kesehatan (nakes) yang belum masuk dalam data penerima program Vaksinasi Covid-19.

Padahal, nakes sendiri merupakan prioritas utama yang seharusnya divaksin pada tahap pertama.

“Karena kemarin belum semua terupdate data nakes, terutama dari faskes (fasilitas kesehatan) swasta. Maka dari itu kami ajukan penambahan Nakes dengan total 15.000 nakes. Tapi update yang kami dapatkan sebanyak 13.000 vaksin,” tuturnya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.