Tak WFH, Gedung DPRD Sepi

CIBINONG – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, tidak memberlakukan Work From Home (WFH) bagi para anggota dewan, meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah diberlakukan di Jawa dan Bali, 11 Januari kemarin.

Rudy mengatakan, kebijakan tersebut diambil mengingat peran penting DPRD Kabupaten Bogor selaku perwakilan masyarakat.

“Kami sudah sepakat, rekan-rekan DPRD dan Pimpinan Fraksi tidak melaksanakan WFH,” kata Rudy, Selasa (12/1/2021).

Menurutnya, para anggota DPRD Kabupaten Bogor memiliki kewajiban menampung aspirasi masyarakat. Bahkan, keaktifan DPRD juga harus dirasakan masyarakat di masing-masing daerah pemilihannya (Dapil).

“Kami tetap harus fokus juga pada wilayah dan Dapil kami masing-masing. Agar fungsi DPRD sebagai penampung aspirasi tetap berjalan dengan baik,” jelas Rudy.

Pada PPKM ini, pemerintah mewajibkan para pegawai kantoran untuk menerapkan sistem WFH sebanyak 75 persen dan 25 persen di kantor.

“Tentunya sistem itu tidak berlaku bagi kami. Sistem itu hanya diterapkan kepada pegawai yang ada di sekretariat DPRD,” tutur Rudy.

Politisi Partai Gerindra itu pun memastikan selama PPKM ini, aktifitas dan kegiatan di DPRD Kabupaten Bogor berjalan seperti biasa.

“Kami tetap masuk, tidak WFH. Karena kami harus mengakomodir aduan jika ada masyarakat yang datang. Jadi aktifitas kami tetap normal,” tandas Rudy.

Namun berdasarkan pantauan di lapangan pukul 11.00 WIB, Gedung DPRD Kabupaten Bogor terpantau sepi. Kendaraan yang biasa terparkir saat agenda Paripurna, tak terlihat.

Parkiran di area Gedung DPRD Kabupaten Bogor pun tampak lowong. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.