Tahun Depan, Insentif RT/RW di Kabupaten Bogor Naik Jadi Rp7,2 Juta per Tahun

Bupati Bogor Iwan Setiawan. (Khaerul Umam | Pakar)

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, resmi menaikkan insentif untuk Ketua RT dan RW. Tahun depan, pimpinan di wilayah ini akan mendapatkan insentif sebesar Rp7,2 juta selama satu tahun atau Rp600 ribu per bulan.

Bupati Bogor Iwan Setiawan mengatakan, kenaikan insentif ini adalah bentuk perhatian Pemkab Bogor. Sebab sebelumnya, sebanyak 20.445 Ketua RT dan RW di Kabupaten Bogor hanya mendapatkan sebesar Rp300 ribu atau Rp3,6 juta per tahun. Lalu pada 2021, anggarannya naik menjadi Rp500 ribu per bulan atau Rp6 juta per tahun.

Di tahun anggaran 2024, kata Iwan, Pemkab Bogor menggelontorkan anggaran sebesar Rp25 miliar lebih untuk kembali menaikan insentif RT/RW.

“Jadi di 2024 saya usulkan naik dari Rp500 ribu menjadi Rp600 ribu per bulan, alhamdulillah sudah diketok palu dan disetujui lewat Rapat Paripurna,” terang Iwan, Senin (4/12/2023).

Menurutnya, kenaikan insentif Ketua RT dan RW ini akan mulai berlaku pada Januari 2024. Iwan menyebut kenaikan ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab Bogor kepada RT dan RW yang menjadi ujung tombak pemerintah di lingkup terkecil.

Dengan kenaikan secara bertahap ini, Iwan berharap para RT/RW semakin semangat dalam mengabdikan diri untuk masyarakat.

Iwan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasihnya kepada seluruh RT/RW yang selama ini tak kenal lelah melayani masyarakat di penghujung jabatannya saat ini.

“Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya untuk ketua RT dan RW, semoga makin semangat dalam bertugas, dalam melayani masyarakat. Kita berkomitmen untuk terus menambah insentif RT/RW karena tugas mereka juga begitu penting,” terang Iwan Setiawan.

Selain menaikkan insentif RT/RW, Iwan Setiawan juga memfasilitasi mereka dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Iwan mengatakan, Pemkab Bogor menganggarkan sekitar Rp2,6 miliar untuk mengcover 20.445 ketua RT/RW se-Kabupaten Bogor selama 2024.

Program BPJS Ketenagakerjaan gratis ini dicetuskan Iwan mulai pertengahan 2023 lalu dan mulai berjalan sejak Oktober 2023.

“Alhamdulillah di akhir tahun kemarin selama tiga bulan bisa kita alokasikan untuk BPJS Ketenagakerjaan RT/RW. Nah di 2024 itu kita anggarkan selama setahun dan sudah disetujuai saat Rapat Paripurna dengan DPRD minggu lalu,” kata Iwan Setiawan, Minggu 3 Desember 2023.

Program yang diikuti oleh RT dan RW di Kabupaten Bogor ini terdiri dari dua jenis, yaitu JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja) dan JKM (Jaminan Kematian). Dengan program ini, Iwan berharap Ketua RT/RW di Kabupaten Bogor akan mendapatkan perlindungan.

“Tujuan utama pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan pada ketua RT/RW. Harapannya, ada kenyamanan dan jaminan bagi ketua RT dan RW dalam melaksanakan tugas. Sehingga ketika ada yang meninggal dunia, nantinya akan mendapatkan jaminan santunan dari BPJS ketenagakerjaan,” tandas Iwan. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.