Tahun 2022, Dinas Pendidikan Hanya Kelola 120 Paket Kegiatan Pembangunan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Djuanda Dimansyah. (Yusman | Pakar)

CIBINONG – Proyek pembangunan di Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor kembali mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Saat ini, hanya mengelola 120 paket kegiatan fisik saja.

Penurunan paket pekerjaan ini dipiciu akibat Pandemi Covid-19 yang memaksa Pemerintah Kabupaten Bogor masih harus melakukan refocusing anggaran di tahun 2021 lalu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Djuanda Dimansyah mengatakan, tahun 2022 proyek pembangunan di Dinas Pendidikan meliputi pembangunan ruang kelas baru, rehabilitasi sekolah dan lainnya memang jauh lebih sedikit dari tahun 2021 lalu.

Tahun ini, pagu anggaran untuk 120 paket proyek pembangunan hanya sebesar Rp97 miliar. Sementara, pada tahun 2021 lalu mencapai Rp350 miliar atau hilang hampir Rp230 miliar.

“Masih terkena refocusing, karena ini akan dianggarkan tahun kemarin, memang jauh lebih sedikit dari tahun lalu,” ujar Djuanda kepada wartawan, Kamis (30/6/2022).

Lanjut dia, 120 paket proyek yang lolos tahun ini tentunya kegiatan pembangunan yang prioritas. Sehingga memang perlu dilaksanakan.

Untuk anggaran setiap paket kegiatan pembangunan di tahun ini banyak yang tidak terlalu besar, berkisar hanya di angka ratusan juta saja. Sedangkan untuk paket kegiatan yang anggarannya mencapai satu miliar hanya beberapa paket saja.

“Anggaran rehab dan pembangunan ruang kelas baru ini paling antara empat ratus juta hingga di bawah satu miliar, jadi kecil-kecil,” ungkapnya.

Meski demikian, ia mengakui jika saat ini dari ratusan paket proyek pembangunan baru memasuki tahapan lelang.

“Iyah sudah masuk tahapan lelang, kemungkinan di bulan depan atau pertengahan sudah bisa mulai berjalan. Kalau yang ratusan juta ini pekerjaan akan cepat selesai,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (KLPBJ) Kabupaten Bogor, Adriawan mengungkapkan jika Dinas Pendidikan termasuk yang paling lambat dalam penyusunan dokumen lelang.

“Disdik sudah sebagian sudah ada yang masuk lelang, tapi harus lebih dipercepat lagi,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.