Suguhkan Makanan, Anita dan Devie Kompak Layani Perawat Makan Siang

BOGOR – Selain Wali Kota Bogor Bima Arya yang melayani makan siang para perawat, dua Anggota DPRD Kota Bogor, Anita Primasari Mongan dan Devie Prihatini Sultani menjadi pelayan bagi tenaga kesehatan atau perawat pasien COVID-19 di Restoran Shabu Hachi, Jalan Raya Padjadjaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Rabu (17/3/2021).

Keduanya terlihat sibuk, dimana mereka bolak balik ke petugas restoran untuk mengambil makanan dan minuman yang kemudian diberikan ke para perawat yang tengah duduk di kursi. Anita mengatakan, menjadi pelayan atau melayani perawat ini dalam rangka memperingati Hari Perawat Nasional 2021. Menurut dia, apa yang ia lakukan itu belum seberapa jika dibandingkan dengan tugas para perawat saat mereka merawat atau melayani para pasien COVID-19 yang tengah menjalani isolasi di rumah sakit.

“Kita semua ini merupakan penyintas atau alumni COVID-19 dan kita ngebayangin waktu mereka (perawat) melayani pasien covid, mereka itu berani, kuat dan tulus. Masa saya hanya melayani seperti ini tidak mau,” kata Anita kepada pakuanraya.com di lokasi.

Ketua Komisi 1 dari Fraksi Demokrat ini menambahkan, menjadi pelayan ini sebagai bentuk apresiasi, rasa hormat dan tanda terima kasih setinggi-tingginya kepada perawat yang selama ini sudah berjuang membantu pemerintah dalam menangani pasien covid. “Walaupun saya tidak dirawat oleh suster, tapi ibu saya dirawat di RSUD dan mereka begitu ikhlas merawat ibu saya saat berada di rumah sakit. Mereka luar biasa,” tambahnya.

Sementara itu, Devie Prihatini Sultani mengatakan, bahwa pandemi COVID-19 ini sudah satu tahun dan selama itu pula tugas para perawat melayani pasien yang tengah berjuang di rumah sakit. “Jadi rasanya kita melayani mereka hari ini memang sudah menjadi seharusnya bagi kita untuk memberi support, menghargai dan kita juga harus merasakan apa yang selama ini mereka rasakan selama melayani pasien,” kata politisi Partai Nasdem ini.

Bagi Devie, tugas perawat itu luar biasa sebab mereka bekerja siang dan malam, sehingga tugas mereka menjadi garda terakhir dalam menangani COVID-19, karena yang menjadi garda terdepan ialah masyarakat. “Makanya kita harus jaga garda ini, tembok terakhir ini jangan sampai tumbang. Jadi saya sangat mengapresiasi sekali terhadap para tenaga kesehatan yang ada di Kota Bogor ini,” jelasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.