STRP Mulai Diberlakukan di Stasiun Bogor, Begini Kondisi Penumpangnya

BOGOR – Pemberlakuan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) di Stasiun Bogor mulai diberlakukan hari ini, Senin (12/7/2021). STRP sendiri ditujukan bagi masyarakat yang bekerja di sektor esensial, sektor kritikal, dan perorangan yang memiliki kebutuhan mendesak dan berlaku selama penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat.

VP Corporate Secretary KAI
Commuter Anne Purba mengungkapkan STRP ini berlaku selama operasional kereta api dari mulai pukul 04.00-22.00 WIB. “Jadi untuk pagi ini antriannya untuk pengecekan, verivikasi dan dokumentasi cukup lancar dibantu oleh kewilayahan juga. Kemudian banyak masyarakat atau oengguna jasa commuter line di Bogor yang memang sudah menyiapkan dokumen tersebut,” kata Anne.

Menurut Ane Secara umum, pengguna KRL di seluruh stasiun mengalami penurunan dibandingkan dengan sebelum PPKM, itu jauh lebih banyak. “Jadi dibandingkan minggu lalu ada penurunan sekitar 40 persen, kalau dibandingkan dengan sebelum PPKM saya rasa lebih dari 40 persen,” ucap Ane

Ane juga menambahkan
sesuai dengan Surat Edaran (SE) Kemenhub No. 5 ada tiga provinsi yang melayani STRP. Kemudian surat keterangan bekerja atau perusahaan instansi, kemudian surat keterangan dari Pemda setempat.

“Disini kita dapat sampaikan kepada pengguna jasa commuterline yang menuju DKI ini baiknya harus memiliki STRP karena transportasi publik yanh dinaikinkan bukan hanya KRL. Sehingga kita harus memberi tahu masyarakat, begitu kita keluar rumah, kita harus menyiapkan surat-surat tersebut agar kita bisa beraktivitas,” jelasnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.