SSB BSS Hadir di Kota Bogor, Siap Cetak Pesepakbola Handal dan Profesional

BOGOR – Saat ini banyak anak-anak yang lebih suka memainkan berbagai game melalui telepon genggam atau pun gadget. Berangkat dari keprihatinan tersebut, Bogor Soccer School (BSS) hadir di Kota Bogor. Lauching Sekolah Sepakbola BSS digelar di aula Kantor Kecamatan Bogor Utara, Minggu (11/4/2021) yang dihadiri pelatih fisik PSSI U-19, Nur Saelan Santoso dan Ketua Umum Asosiasi Kota PSSI Kota Bogor, Eko Prabowo.

Didirikan Maret 2021, BSS telah memiliki sekitar 60 siswa dengan usia siswa antara 6-17 tahun. Dengan pelatih berlisensi D (1 orang), C (3) dan B (1). Targetnya, tahun ini BSS bisa merekrut 250 siswa. Menurut Kepala Sekolah SSB, Dedy Apriansyah, kehadiran BSS tidak terbatas hanya membekali anak dengan keterampilan teknik, taktik, dan mental yang kuat. Atau pun hanya untuk menambah motivasi untuk berprestasi yang terpendam dapat tersalurkan saja.

“Kehadiran BSS bisa menjadi sarana positif bagi anak untuk menghindari dampak negatif globalisasi informasi dan teknologi, juga menghindari tawuran dan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya.

la menambahkan, melalui SSB anak-anak akan lebih memiliki solidaritas dan sosialisasi yang bagus, karena mereka diajarkan untuk bekerjasama dalam bermain bola. “Dari SSB pun mereka bisa raih prestasi yang bisa membanggakan. Keberadaan SSB Bogor Soccer School bisa berperan dalam membentuk pemain sepak bola berbakat usia dini hingga bisa berlanjut ke jenjang berikut. Baik itu lihat 1, 2 hingga 3,” terangnya.

Sementara Nursaelan sangat mengapresiasi terbentuknya SSB BSS di Kota Bogor Sebab jika dikelola dengan baik, akan muncul bibit-bibit pemain sepakbola handal. “SSB merupakan pintu gerbang halaman lahirnya pemain-pemain sepakbola. Banyak pemain nasional lahir dari SSB. Indonesia dengan jumlah penduduk yang luar biasa besar, sangat potensial lahir pemain sepakbola. Jika pondasinya bagus, ke depannya akan bagus juga,” ujarnya.

Senada, Ketua Umum Asosiasi Kota PSSI Kota Bogor, Eko Prabowo, melihat adanya semangat yang luar biasa dari para pengurus dalam membina pemain sepakbola. “Saya berharap, BSS ini bisa menjadi cikal bakal SSB yang dikelola secara modern agar ke depannya, BSS menjadi SSB yang terbuka, egaliter dan maju. Tentu saja aturannya harus jelas, profesional, tertib diri dan administrasi,” harapnya. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.