Spesialis Curanmor di Wilayah Citeureup Berhasil Dibekuk Polisi

Polsek Citeureup berhasil menyita sejumlah barang bukti dari tangan pelaku di Citeureup, Kabupaten Bogor. IST

CITEUREUP – Seorang spesialis pelaku pencurian motor (Curanmor) di wilayah Citeureup, Kabupaten Bogor berhasil dibekuk Kepolisian Sektor Citeureup, kemarin.

Penangkapan pelaku curanmor sendiri dilakukan setelah Polsek Citeureup menerima laporan warga yang curiga pelaku sering berganti-ganti motor.

Kapolsek Citeureup, Kompol Viktor G Hamonangan mengatakan, setelah mendapat laporan warga terkait Curanmor, pihaknya menurunkan Tim Reskrim yang dipimpin langsung Kanit Reskrim AKP Yayan Sofyan Suri melakukan penyelidikan.

“Tak lama kemudian, pelaku berhasil kita tangkap,” ujar Kompol Viktor G Hamonangan kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi palsu F-1672-FDC.

Tidak sampai disitu, Polisi pun melakukan pengembangan dengan menggeledah kontrakan pelaku di Kampung Kranggan Desa Puspasari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

“Di kontrakan petugas menemukan satu buah kunci T, beberapa lembar STNK, plat nomor kendaraan, serta mengamankan AS alias Adi (20) seorang kernek truk yang berdomisili di Kampung Babakan Dayeuh, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi. Dari tangan Adi, disita satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul tanpa plat nomor,” ungkapnya.

Dari hasil penangkapan dan penyelidikan, menyebut bahwa dua kendaraan yang diamankan merupakan hasil curian di wilayah Jakarta Timur.

AR Alias Ompong diketahui telah menjual sepeda motor Yamaha Mio Soul kepada Adi Saputro seharga Rp1.500.000, dan diketahui identitas kendaraan yang telah diverifikasi melalui penggesekan nomor rangka dan nomor mesin untuk pengecekan lebih lanjut.

Barang bukti yang berhasil disita oleh petugas meliputi, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hitam pink No. Pol: F-6217-FDC , satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul warna hitam tanpa No. Pol lalu satu buah kunci T kemudian dua buah mata kunci, satu handphone Redmi warna biru, dua handphone Samsung warna hitam dan kuning 6 STNK sepeda motor lalu 5 kunci kontak sepeda motor dan 1 plat nomor B-3761-EFG lalu 6 buah pisau.

Ia menambahkan, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya Polsek Citeureup untuk menekan angka kejahatan curanmor di wilayahnya.

“Kami akan terus melakukan pengembangan dan berkoordinasi dengan Polsek/Polres Jakarta Timur untuk menelusuri lebih lanjut identitas kendaraan bermotor yang terlibat dalam kasus ini,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.