Soroti PTM di Pamijahan, Bupati : PTM Harus Terapkan Prokes Ketat

PAMIJAHAN – Dalam kegiatan Rebo Keliling (Boling) di Kecamatan Pamijahan, Bupati Bogor Ade Yasin menegur koriandik pendidikan terkait pembelajaran tatap muka (PTM), Pada Rabu (07/04/21). Bupati Bogor Ade Yasin, menuturkan, pemerintah Kabupaten Bogor telah berupaya untuk melakukan pembelajaran tatap muka, ada 170 sekolah di kabupaten Bogor yang melakukan uji coba.

“Uji coba ini salah satu latihan atau persiapan untuk Pembelajaran tatap muka di bulan Juni atau juli, nah dari 170 itu hasil dari verifikasi 243 sekolah itu yang lolos, tetapi tadi Korenadik bilang di pamijahan hanya ada 3 sekolah yang melakukan PTM,” ujarnya.

Dirinya menilai, sekolah yang sudah melakukan kegiatan PTM di Kecamatan Pamijahan masih melakukan pelanggaran. “Tadi saya melihat ada sekolah SD yang sudah melakukan PTM, padahal murid itu dalam peraturan tidak boleh keluar dalam lingkungan sekolah, jadi belajar itu tidak ada istirahatnya,” tegasnya.

Lanjutnya, tidak ada siswa-siswi yang keluar area sekolah, jadi istirahat pun di batasi. “Ini perlu di susuri dari ujung ke ujung, Takutnya ada sekolah yang sudah buka, tanpa mematuhi protokol kesehatan yang ketat, sementara uji coba ini kita melakukan peraturan Prokes yang ketat, tidak hanya jaga jarak, tatapi aturan-aturan yang sangat ketat,” imbuhnya.

Korenadik pendidikan Kecamatan Pamijahan Dadih, mengatakan, sejuah ini pendidikan di Pamijahan berjalan dengan baik, namun memiliki kendala dimasa pandemi ini. “Alhamdulillah pendidikan di Pamijahan berjalan dengan baik, namun ada banyak kendala terutama di metode pembelajaran tidak berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dirinya mendambakan, bahwa faktor Kendal di kecamatan pamijahan sinyal yang kurang baik (blank spot).”Kita mendapatkan bantuan Kouta internet, namun tidak bisa di pake karena sinyalnya susah, meskipun di kasih Kouta tetapi masyarakat sekitar sini ekonomi masih rendah, ini manjadi salah satu faktor permasalahan yang ada di kecamatan pamijahan salah satunya di bidang pendidikan,” pungkasnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.