Soal Pengelola Zakat Tak Berijin, Kemenag Cianjur Koordinasi Dengan BAZNAS

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Ramlan Rustandi. Esya | Pakar

CIANJUR – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur mencatat ada sebanyak 108 lembaga pengelola zakat yang tidak memiliki izin legalitas. Namun, belum dapat dipastikan lembaga pengelola zakat mana saja yang belum berijin yang telah beroperasi di Cianjur tersebut. Pasalnya, masih melakukan pengelolaan zakat hingga akhir bulan Januari 2023.


Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Cianjur, Ramlan Rustandi membenarkan jika pihaknya telah menerima laporan informasi terkait soal masih banyaknya lembaga pengelola zakat yang belum memiliki izin. “Informasi sih memang dari Dirjen Bimas Islam melalui teman-teman media banyak pengelola zakat yang belum berizin atau tidak berizin,” kata Ramlan kepada wartawan, Rabu (25/1/2023).


Namun hingga kini, untuk wilayah Kabupaten Cianjur Ramlan belum mengetahui lembaga pengelola zakat mana saja yang diketahui belum memiliki izin resmi. “Soalnya diwilayah Kabupaten Cianjur kami belum bisa memastikan lembaga pengelola zakat mana saja yang belum berizin,” terangnya.


Terkait soal ini, kata Ramlan, pihak Kemenag Cianjur akan segera berkoordinasi dengan BAZNAS Kabupaten Cianjur. Sehingga dengan koordinasi itu diharapkan ada hasil dan dapat disampaikan kepada masyarakat. “Kami akan segera berkoordinasi dengan pihak BAZNAS. Untuk memastikan pengelola zakat yang mana saja yang belum memiliki izin. Sekaligus akan menghimbau warga masyarakat Cianjur,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.