Soal Pedagang di Puncak Alami Luka-Luka, Akhirnya Dilaporkan ke Polisi

Ratusan petugas gabungan dihadang oleh para pedagang PKL di kawasan Puncak, ketika akan dilakukan penertiban dan pembongkaran. Firman | Pakar

CISARUA – Bentrokan yang terjadi antara para Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, saat dilakukan penertiban beberapa waktu lalu, akhirnya para pedagang yang menjadi korban keberingasan petugas, melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian.

Untuk diketahui, dalam kericuhan dan bentrokan saat pembongkaran lapak PKL, ada sebanyak 4 pedagang mengalami luka-luka serius akibat dipukuli oleh pihak Satpol PP. Para korban kebanyakan mengalami luka di bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit.

Ketua paguyuban pedagang puncak Nuryadi mengatakan, akibat bentrok antara pedagang dan petugas, beberapa pedagang mengalami luka-luka. “Terjadi bentrokan kemarin ada sekitar 4 orang pedagang yang mengalami luka-luka dan sedang kami tangani,” ungkap Kang dul sapa akrabnya ini.

Ia juga mengatakan akibat kejadian tersebut sekitar dua orang pedagang mengalami luka serius di bagian kepala. “Kemarin sempat di visum juga, karena mengalami luka serius dibagian kepala, dibagikan sebelah mata dan yang satunya dibagian tangan dan pelipis wajah,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, para pedagang melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib untuk ditindak lanjuti. “Betul sudah dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk tindak lanjuti, karena ada korban dari pihak pedagang. Saat ini, para korban sedang melewati masa pemulihan dari luka-luka yang dialaminya,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.