SMK Taruna Terpadu 2 Gelar Lima Uji Kompetensi Program LSP

SMK Taruna Terpadu 2 Bogor menyelenggarakan uji kompetensi untuk para siswa dalam program Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Fahri | Pakar

KEMANG – LSP atau Lembaga Sertifikasi Profesi merupakan salah satu program uji kompetensi keahlian yang berbasis pada nilai kompetensi. Penyelenggaraan LSP sendiri berada di bawah pengawasan salah satu lembaga nasional yaitu Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

SMK Taruna Terpadu 2 Bogor, mulai dari tanggal 25 Oktober sampai 3 November 2021 telah menyelenggarakan kegiatan LSP tahap pertama. Sementara kegiatan LSP selanjutnya akan diadakan pada bulan Januari 2022 mendatang.

“Ada 5 kompetensi yang akan mengikuti LSP tersebut yaitu kompetensi keahlian Akuntansi, Pemasaran, Tata Busana, Jasa Boga dan Perhotelan,” ungkap Ahmad Alamsyah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Rabu (27/10/2021).

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan LSP dimulai, ada beberapa persiapan yang harus dilakukan oleh masing – masing kompetensi keahlian. Para guru produktif melakukan kolaborasi dengan para siswa guna melakukan pemantapan dan berbagai latihan – latihan.

“Tujuannya agar semua siswa dapat memiliki kompetensi sehingga bisa berkompetisi mendapatkan peluang kerja di kompetensinya masing – masing,” papar Alamsyah, sapaan akrabnya.

Selain itu lanjut Alamsyah, LSP juga berguna bagi para siswa siswi untuk melanjutkan kuliah atau untuk menjadi entrepreneur muda yang milenial. Di SMK Taruna Terpadu 2, setiap hari ada Para siswa yg mengikuti ujian LSP ini 10 orang peserta giat LSP dan satu Asesor.

“Total peserta LSP untuk kompetensi keahlian adalah Akuntansi 77 siswa, Pemasaran 40 siswa, Tata busana 13 siswa, jasa Boga 100 siswa dan untuk Perhotelan ada 107 siswa,” imbuhnya.

Alamsyah menambahkan, dalam ujian LSP ini, guru dan asesor memberikan ruang gerak kepada siswa untuk dapat berinovasi, kreatif dan aktif dalam setiap kompetensi keahliannya. Setiap siswa yang lulus ujian LSP, nantinya akan mendapat sertifikat berlogo Garuda.

“Dengan ujian LSP ini diharapkan bisa melahirkan pelajar- pelajar Pancasila yang mempunyai skill (keahlian), knowledge (pengetahuan) dan attitude (perilaku) yang baik,” tukas Alamsyah. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.