Sidak 100 Lokasi, Forkopimcam Haurwangi Bubarkan Kerumunan Warga

CIANJUR – Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Haurwangi melakukan patroli menindaklanjuti surat peringatan PPKM Mikro Darurat yang diedarkan ke cafe, rumah makan, restoran, supermarket dan tempat lainnya. Minggu (4/7/2021). Berdasarkan informasi, surat edaran peringatan PPKM Mikro Darurat sejak Sabtu (3/7/2021) sudah disebarkan. Sehingga, Forkopcam Haurwangi melakukan Sidak ke 100 tempat yang diberikan sosialisasi agar mematuhinya.

Camat Haurwangi, Iwan Karyadi mengatakan, pihaknya bersama dengan Kapolsek Haurwangi serta rengrengan melaksanakan patroli pelaksanaan kegiatan PPKM Darurat di wilayah Kecamatan Haurwangi. “Selain patroli, kami juga mengimbau kembali agar cafe, restoran dan rumah makan agar tutup pada pukul 20:00 WIB,” kata dia usai kegiatan patroli.

Iwan mengungkapkan, ada 100 tempat yang sudah disidak dan diberikan sosialisasi kembali sesuai surat edaran. “Dari hasil patroli malam ini, semuanya sudah mematuhi dan mengikuti prosedur yang dianjurkan pemerintah tentang PPKM Mikro Darurat,”ujarnya.

Kegiatan patroli ini, lanjut Iwan, akan terus digelar, agar tidak ada yang melanggar atau membandel. Karena pihaknya akan memberikan sanksi berat. “Kami akan sanksi berat berupa penutupan. Selain itu, kami juga mengimbau agar masyarakat tetap melaksnakan 5M dan 3T supaya Covid-19 bersih di wilayah Haurwangi,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Bojongpicung, Iptu Eriyanto menuturkan, tidak hanya patroli kegiatan PPKM Mikro darurat saja. Kegiatan ini juga antisipasi dari adanya kejahatan jalanan yang terjadi diwilayah hukum Bojongpicung dan Haurwangi. “Sesuai perintah pimpinan kita diintruksikan agar mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan jalanan dengan melakukan KRYD diwilayah,” kata Iptu Eriyanto.

Eriyanto menjelaskan, pihaknya beserta Muspika diintruksikan agar terus menggelar patroli malam, khususnya dimalam minggu. Selain itu, membubarkan setiap ada kerumunan motor dan tempat yang lain agar tidak ada aksi tawuran. “Dari beberapa kejadian diperbatasan jembatan Citarum sangat rawan aksi tawuran. Karena ada dua komunitas dari Cianjur dan KBB yang memicu tawuran, sehingga kita akan terus pantau dilokasi tersebut,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas bila menangkap pelaku yang melakukan tawuran. “Kami akan lihat apa bila itu tindak pidana tentunya kami akan tindak secara hukum. Kami juga terus mengimbau supaya yang berkerumun agar membubarkan diri dan pulang kerumahnya,” tegasnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.