Sepi Karena Masih Banyak PKL yang Belum Direlokasi, Ini Keluhan Pedagang di Rest Area

Kondisi rest area Puncak yang tampak sepi. Firman | Pakar

CISARUA – Para pedagang yang sudah menetap di kawasan Rest Area Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor mulai mengeluh. Mereka mengeluh karena sepinya pengunjung dan banyaknya lapak-lapak yang masih kosong. Tindakan tegas dari pihak terkait di Pemkab Bogor juga dipertanyakan, karena hingga saat ini, ratusan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Puncak masih bertahan dan tak direlokasi ke Rest Area. Sehingga pengunjung enggan mendatangi Rest Area.

“Sejak pindah ke Rest Area, dagangan saya selalu sepi dan pendapatan menurun drastis. Yaa, karena masih banyak PKL di kawasan Puncak dan tidak masuk ke rest Area. Jadi disini sepi,” ujar Nenah pedagang warung sate di rest area.

Menurutnya, berjualan di Rest Area dengan diluar ada dampak positif dan negatif. Namun, omset penjualan sangat dirasakan oleh para pedagang ketika pindah ke rest area. Karena, banyak pengunjung akhirnya berbelanja di PKL yang belum direlokasi kesini. “Kondisi di rest area ini sangat sepi, ya pokonya perbedaannya besar soal pendapatan, antara jualan di tempat lama dengan di rest area. Mungkin kalau pedagang semua sudah masuk rest area, disini bakalan rame dan pendapatan juga normal,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam sehari hanya melayani pembeli sekitar 20 orang, hal tersebut tentunya tidak begitu berdampak terhadap pendapatan pedagang. Pendapatan setiap hari juga hanya ada di kisaran Rp100 ribu. “Kadang sehari paling dapat Rp 100 ribu.
Tiap hari ada yang ngopi mah, saat ini sewa kios dan listrik masih gratis,” ujarnya

Ia juga menuturkan bahwa kondisi di rest area sangat nyaman. Permasalahanya belum banyak pengunjung yang datang, karena lebih memilih datang ke lapak PKL yang belum direlokasi sampai saat ini. “Saya minta perhatiannya, supaya rest area ini jadi ramai. Yaa, kalau pedagang semua sudah pindah dan masuk ke rest area, pasti disini juga ramai. Sehingga pendapatan para pedagang akan normal,” tutupnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.