Sepanjang 2021, Yayasan Lekas Mencatat Ada Puluhan Angka Penambahan Kasus HIV setiap Bulan

Ilustrasi HIV-AIDS. IST

CIAWI – Yayasan Lembaga Kajian Strategis (Lekas) mencatat angka kasus HIV/AIDS di Kabupaten Bogor masih tergolong tinggi pada kurun waktu setahun ke belakang dari Januari hingga Desember 2021.

Ketua Lekas Muksin Zaenal Abidin mengatakan, sepanjang tahun 2021 berdasarkan hasil monitoring dan pendataan ada sekitar 304 kasus positif HIV/AIDS di Kabupaten Bogor.

“Saat ini sepanjang tahun 2021 berdasarkan monitoring kami mencatat angka 304 kasus. Angka tersebut terbilang tinggi,” ujar Muksin kepada wartawan, Senin, (20/12/2021).

Angka tersebut, kata dia, ditemukan berdasarkan kerjasama layanan melalui tes HIV di wilayah Kabupaten Bogor.

Lanjut dia, dari angka temuan tersebut tercatat beberapa saat ini sudah mengakses antiretroviral atau ARV. “Untuk akses ARV saat ini tercatat 263 orang,” ungkapnya.

Meski demikian, pihaknya tidak menampik saat ini angka temuan HIV tersebut bakal terus bertambah. Bahkan, sebarannya sudah mencapai tingkat desa.

“Kalau liat fenomena gunung es WHO. Jika satu terkena HIV 100 orang dibelakangnya kemungkinan pasti terpapar HIV. Ini akan menjadi bom waktu,” ucapnya.

Sementara, ia menegaskan bahwa akan terus menyikapi angka tersebut lewat gerakan yang digencarkan oleh Lekas.

“Kalau untuk akumulasi keseluruhan datanya ada di Dinas Kesehatan. Kalau angka yang Yayasan Lekas sebutkan merupakan hasil monitoring Lekas. Namun, kami akan terus melakukan pendampingan terhadap yang terpapar HIV/AIDS. Kami terus memonitoring mereka. Karena jika lepas dari obat saja, kondisi mereka bakal drop lagi,” tandasnya. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.