Sepakat Dengan JK, Ahoker Belum Terima Kekalahan dengan Mainkan Politik Pecah Belah Bangsa

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla. IST

JAKARTA – DPP Partai Demokrat sepakat dengan pernyataan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Mohammad Jusuf Kalla (JK), yang menyinggung sikap pendukung mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang masih belum bisa menerima kekalahan dari Anies Baswedan hingga saat ini.

Pasalnya, hingga kini Ahoker, sebutan untuk pendukung Ahok, masih terus menunjukkan sikap antidemorkasi dan menyerang peserta pemilu dengan tudingan politik identitas dan lain-lain.

“Benar sekali Pak JK. Tidak siap kalah, maunya menang,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, melalui akun Twitter pribadinya @BennyHarmanID, yang dikutip, Selasa (29/11/2022).

Benny menilai, para Ahoker terus menyerang rival mereka di Pilgub DKI 2017 dengan tudingan politik identitas dan menganggap yang tidak berpihak kepada mereka adalah anti-NKRI.

“Kalau menang mereka bilang kubu pro-Pancasila menang, kalau kalah menuduh yang menang kubu pro-Khilafah dan politik identitas yang dimainkan lawan,” sesalnya.

Menurut Benny, cara-cara yang demikian dilakukan Ahoker tersebut justru harus diwaspadai karena bisa memecah belah keutuhan bangsa.

“Cara politik memecah belah bangsa ala penjajah abad 18-19. Perlu waspada,” tandasnya. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.