Seorang Bapak di Citeureup Tewas Tersengat Listrik, Keluarga Enggan Lakukan Autopsi

Keluarga korban tersengat listrik di Citeureup saat menandatangani surat pernyataan menolak autopsi. IST

CITEUREUP – Seorang pria diketahui meninggal dunia di rumah anaknya CC (36) di Perumahan Citeureup Residence, Desa Gunung sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, pada Jumat (26/4/2024).

Korban berinisial DM (64) ini diduga meninggal karena tersengat aliran listrik saat korban memperbaiki toren air di rumah anaknya.

Sebelumnya, anaka korban tidak mengetahui kalau orang tuanya meninggal.

“Setahu anaknya, bapaknya itu lagi betulin toren air diatas plafon,” ujar Kapolsek Citeureup Kompol Victor G Hamonangan menceritakan saat dihubungi wartawan, kemarin.

Anak korban yang saat itu baru pulang ke rumahnya menanyakan ke saudara M (Tukang batu). “Bapak mana, yang di jawab lagi di atas, coba panggil,” ucapnya.

Namun setelah dipanggil beberapa kali oleh M, korban tidak menjawab. Penasaran, M pun naik ke atas plafon menggunakan tangga yang digunakan korban.

Sesampainya di atas, M kaget melihat korban dalam keadaan tertelungkup dan tidak mereson saat dipanggil.

“M pun turun dan melaporkan kalau bapaknya dalam keadaan tertelungkup, anak korban pun berteriak minta tolong sama tetangganya,” terang Kapolsek.

Tak lama kemudian, tim rescue Indocement datang ke lokasimb”Setelah dievakuasi dan dipastikan korban meninggal dunia,” ucapnya.

Pihak keluarga mengaku ikhlas dengan kejadian ini. Bahkan, keluarga korban menolak menandatangani surat pernyataan menolak dilakukan autopsi.

“Selanjutnya korban dimandikan, disalatkan dan dikuburkan,” pungkasnya

Sementara, di Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor seorang perempuan bernama Reni meninggal dunia saat sedang buang air. Korban meninggal diduga akibat terpeleset.

Korban yang tercatat sebagai warga Kampung Bojong RT 03 RW 04 Desa Sukajaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor ini kini audah dimakamkan.

Kapolsek Jonggol Kompol Mulyadi Fajar mengatakan, korban ditemukan warga saat hendak ke sawah. Di tengah perjalanan, warga melihat orang dalam keadaan mengambang.

“Lalu warga tersebut melaporkan penemuan itu ke piket jaga di Polsek Jonggol, dan tim Reskrim mendatangi tempat kejadian perkara,” ujar Kompol Mulyadi saat dihubungi wartawan.

Saat dievakuasi, korban sudah tidak bernyawa. Lalu dibawa ke rumah sakit Jonggol dan selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban. =YUS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.