Sentul City Beri Pelatihan Warga Cibimbin Desa Bojong Koneng Bikin Baki Hantaran

Beberapa warga saat mengikuti pelatihan membuat baki hantaran. IST

BOGOR – Memberikan pelatihan kepada masyarakat sekitar Sentul City menjadi salah satu hal prioritas bagi PT Sentul City Tbk (Sentul City).

Salah satu contohnya adalah pelatihan membuat baki hantaran merupakan salah satu upaya Sentul City untuk membantu masyarakat sekitar dalam mengasah keterampilan dan bakatnya. Kegiatan ini dilakukan bersama warga dari dari Kampung Cibimbin, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sebagai tim Corporate Social Responsbility Sentul City, Krisna memaparkan bahwa kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat (Community Empowering) untuk melatih kemampuan masyarakat agar dapat menambah penghasilan mereka.

“Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community Empowering), dari masyarakat yang tidak memiliki skill dalam membuat baki hantaran, kemudian mereka dilatih supaya dapat menambah penghasilan mereka melalui pesanan baki hantaran” ujar Krisna dalam keterangan persnya Rabu (15/6/2022).

Selain itu Krisna juga menambahkan bahwa ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini bisa menjadi bekal untuk warga sekitar dan dapat menjadikan kampung Cibimbin sebagai sentra pengerajin baki hantaran.

“Pelatihan-pelatihan seperti ini khususnya untuk baki hantaran semoga bisa menjadi bekal bagi warga sekitar, khususnya ibu-ibu dan pada kesempatan ini adalah ibu-ibu dari siswa murid PAUD Sentul Maju Saluyu yang dikelola oleh Sentul City Tbk. Mereka boleh meningatkan pendapatan rumah tangga mereka lewat cara-cara yang sederhana tapi bisa dikerjakan sembari melakukan tugas rumah tangga. Harapannya kedepan di daerah Kampung Cibimbin ini menjadi sentra pengerajin baki hantaran” ujar Krisna.

Kegiatan ini memang merupakan kali ketiga bagi warga Kampung Cibimbin dalam mengikuti pelatihan kreasi baki hantaran, sebelumnya rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan pada tanggal 25 Mei dan 8 Juni 2022. Jika sebelumnya mereka mencoba membuat kreasi baki hantaran dari mulai bentuk soang, wortel, burung merpati, sampai dengan kura-kura, kali ini para peserta kegiatan pelatihan mencoba untuk membuat kerajinan baki hantaran yang berbentuk burung merak.

Bunda Santi sebagai pengajar di PAUD Sentul Maju Saluyu, sekaligus pembimbing dari kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini juga memaparkan bahwa antusias warga terlihat dengan banyaknya ibu-ibu yang datang dan ikut serta dalam kegiatan ini. selain itu ia juga berharap kedepannya ibu-ibu yang berada dirumah bisa ikut menghasilkan uang dari keterampilan mereka.

“Alhamdulillah selalu antuasias, banyak ibu-ibu yang datang ke PAUD SMS Sentul Maju Saluyu, mereka juga semangat banget karena mengingat sekarang sudah mulai zaman untuk membuat baki handaran. Mudah-mudahan ibu-ibu dirumah bisa menjadi lebih Tangguh dan meghasilkan uang sendiri” ujarnya.

Tak hanya Bunda Santi, Siti Patimah selaku peserta dari kegiatan ini juga mengaku ikut merasa senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk melatih keterampilan masyarakat dan mengisi waktu luang mereka.

“Senang bisa jadi dapet ilmu dan ada kegiatan juga selain menunggu anak, nantinya kedepan jika ada kebutuhan hantaran kitab isa membuatnya sendiri. Saya juga berharap kegiatan ini tetap berlanjut buat melatih ibu-ibu PAUD, agar anaknya belajar dan ibu-ibunya juga ikut belajar” ujar Sit warga Kampung Cibimbin, Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Krisna memaparkan bahwa kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat (Community Empowering) untuk melatih kemampuan masyarakat agar dapat menambah penghasilan mereka.

“Tujuan diadakannya kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini adalah untuk melakukan pemberdayaan masyarakat (Community Empowering), dari masyarakat yang tidak memiliki skill dalam membuat baki hantaran, kemudian mereka dilatih supaya dapat menambah penghasilan mereka melalui pesanan baki hantaran” ujar Krisna.

Selain itu Krisna juga menambahkan bahwa ia berharap kegiatan pelatihan seperti ini bisa menjadi bekal untuk warga sekitar dan dapat menjadikan kampung Cibimbin sebagai sentra pengerajin baki hantaran.

“Pelatihan-pelatihan seperti ini khususnya untuk baki hantaran semoga bisa menjadi bekal bagi warga sekitar, khususnya ibu-ibu dan pada kesempatan ini adalah ibu-ibu dari siswa murid PAUD Sentul Maju Saluyu yang dikelola oleh Sentul City Tbk. Mereka boleh meningatkan pendapatan rumah tangga mereka lewat cara-cara yang sederhana tapi bisa dikerjakan sembari melakukantugas rumah tangga. Harapannya kedepan di daerah Kampung Cibimbin ini menjadi sentra pengerajin baki hantaran” ujar Krisna,

Kegiatan ini memang merupakan kali ketiga bagi warga Kampung Cibimbin dalam mengikuti pelatihan kreasi baki hantaran, sebelumnya rangkaian kegiatan ini juga dilaksanakan pada tanggal 25 Mei dan 8 Juni 2022. Jika sebelumnya mereka mencoba membuat kreasi baki hantaran dari mulai bentuk soang, wortel, burung merpati, sampai dengan kura-kura, kali ini para peserta kegiatan pelatihan mencoba untuk membuat kerajinan baki hantaran yang berbentuk burung merak.

Bunda Santi sebagai pengajar di PAUD Sentul Maju Saluyu, sekaligus pembimbing dari kegiatan pelatihan kreasi baki hantaran ini juga memaparkan bahwa antusias warga terlihat dengan banyaknya ibu-ibu yang datang dan ikut serta dalam kegiatan ini. selain itu ia juga berharap kedepannya ibu-ibu yang berada dirumah bisa ikut menghasilkan uang dari keterampilan mereka.


“Alhamdulillah antuasiasny aselalu banyak ibu-ibu yang datang ke PAUD SMS Sentul Maju Saluyu, mereka juga semangat banget karena mengingat sekarang sudah mulai zaman untuk membuat baki handaran. Mudah-mudahan ibu-ibu dirumah bisa menjadi lebih Tangguh dan meghasilkan uang sendiri” ujarnya.

Tak hanya Bunda Santi, Siti Patimah selaku peserta dari kegiatan ini juga mengaku ikut merasa senang dan berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut untuk melatih keterampilan masyarakat dan mengisi waktu luang mereka.


“Senang bisa jadi dapet ilmu dan ada kegiatan juga selain menunggu anak, nantinya kedepan jika ada kebutuhan hantaran kitab isa membuatnya sendiri. Saya juga berharap kegiatan ini tetap berlanjut buat melatih ibu-ibu PAUD, agar anaknya belajar dan ibu-ibunya juga ikut belajar” ujar Siti. =DRN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.