Sempat Ditutup Karena Staf Bapenda Kota Bogor Kena Covid-19

27

BOGOR – kasus penyebaran Covid-19 di lingkungan perkantoran khususnya tingkat Pemkot Bogor masih terus terjadi.

Tak hanya pegawai hingga direksi Perumda Tirta Pakuan yang terpapar Covid-19, ternyata pegawai pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor juga diketahui ada yang terpapar Covid-19.

Dari informasi yang dihimpun. Setelah sempat ditutup dan diliburkan selama sehari, kantor Bapenda Kota Bogor kembali dibuka untuk pelayanan per Selasa (19/1).

Penutupan dilakukan karena diketahui ada satu pegawai yang dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu juga diakui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bogor Deni Hendana.

“Betul. Ada seorang staf kita yang terpapar Covid-19. Ditutup sementara, karena protokolnya kan ditutup tiga hari, untuk kepentingan tracing sambil disemprot desinfektan,” jelas dia, kemarin.

Setelah kedapatan ada yang terpapar pada Jumat (15/1) lalu, maka penutupan dilakukan selama tiga hari sejak Sabtu (16/1) hingga Senin (18/1). Sehingga penutupan saat hari kerja hanya satu hari

“Pengumumannya 18 Januari tutup, buka lagi tanggal 19 Januari. Artinya sehari. Semua dilakukan karena mengikuti protokol yang ada yakni tutup tiga hari, yakni Sabtu, Minggu dan Senin, sambil disemprot disinfektan,” jelas Deni.

Ia menambahkan, layanan kantor Bapenda Kota Bogor kembali beroperasi normal. Sedangkan untuk jadwal kerja pegawai, kata Deni, diberlakukan porsi kerja dari rumah atau Work From Home (WFH) bergiliran sesuai surat edaran dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor.

“Untuk urusan kerja sudah normal seperti biasa. Tapi pegawai, bergiliran WFH sesuai edaran dari sekda beberapa waktu lalu,” pungkas Deni.= ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.