Sembilan Pelaku Penambang Emas Ilegal Milik PT Antam Ditangkap Polisi

NANGGUNG – 9 orang penambang emas tanpa ijin diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Nanggung, Polres Bogor. Para pelaku ketangkap basah saat menambang di Lingkungan PT. Antam Tbk Pongkor, Kecamatan Nanggung.

“Total ada 9 pelaku yang sudah diamankan dan di serahkan ke Polsek Nanggung, mereka tertangkap pada saat petugas Antam tengah melakukan patroli,” ungkap Kapolsek Nanggung AKP Ade Kamsa kepada wartawan, Rabu (17/04/24).

Lebih lanjut, ia mengatakan, dari kesembilan penambang emas tanpa izin (PETI) yang tertangkap dengan inisial J Bin Dayat, S Bin Anwar, AR Bin Hae,
AB Bin Mada, IR Bin Sapri, IB Bin Janudin, DA Bin Dedi, R Bin Almarhum Arsudin, L Bin Almarhum Udi. “Kejadian diketahui sekitar jam 02.00 WIB, dan pelaku saat ditangkap berada di area Level 600 Ciurug XC 71 P dengan barang bukti hasil pencuriannya,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, saat dilakukan penggrebekan dan pengepungan 9 (sembilan) orang PETI bersembunyi di sela stafling (tumpukan kayu). Karena mereka terpojok, semuanya langsung diamankan sekitar jam 02.00 WIB kemudian dibawa langsung ke kantor admin keamanan PT. Antam sampai dilakukan pendataan dan pemeriksaan kesehatan sebelum dibawa ke Polsek.

Ia juga menyampaikan, barang bukti yang diamankan berupa, 6 (Enam) karung batuan di duga mengandung emas, 9 buah senter merk energizer dan 6 (enam) buah batu baterai merk energizer, 3 (tiga) buah tas selempang warna hitam berbagai merek, lima pasang sarung Tangan, 20 Buah karung kosong, dan uang sebesar Rp 17000 ribu serta obat jamu jenis Bejo dan obat bodrek.

“Pelaku di kenakan sanksi Hukum pidana
PASAL 363 KUHPidana dalam pasal 162 UU RI Nomor 3 Tahun 2020 Tentang perubahan atas UU No 04 Tahun 2009 Tentang pertambangan mineral dan batubara,” ungkapnya. FIR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.