Selesaikan Sengketa Mutasi, Junsam Pastikan Atlet Angkat Besi & Catur Tampil di Porprov 2022

Ketua Umum KONI Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin (kiri), Wakil Ketua I, EF Joy Pendhita (kanan) dan Bidang Hukum KONI, Rosadi (tengah) mengikuti rapat dengan tim Keabsahan dan Mutasi Atlet, di Kantor KONI Jawa Barat, Rabu (16/3/2022). (KONI Kabupaten Bogor)

CIBINONG – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bogor, Junaidi Samsudin, memastikan atlet angkat besi, tetap bertanding pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat 2022, meskipun tidak mengikuti Babak Kualifikasi (BK) hingga selesai, karena adanya permasalahan tentang atlet.

Selain atlet angkat besi, atlet catur juga akan tetap bertanding. Bahkan kepastian itu ditegaskan Junaidi Samsudin, setelah pihaknya mengikuti rapat bersama Tim Keabsahan dan Mutasi Atlet di Kantor KONI Jawa Barat, pada Rabu (16/3/2022).

“Saya pastikan atlet angkat besi dan catur tetap bertanding untuk Kontingen Kabupaten Bogor di ajang Porprov 2022. Karena saya pikir, apa yang kami lakukan pada saat BK Porprov sudah tepat, walapun atlet-atlet kami tidak selesai mengikuti BK Porprov,” kata Junaidi Samsudin, Kamis (17/3/2022).

Ia menjelaskan, pertemuan pengurus KONI Kabupaten Bogor dengan Tim Keabsahaan dan Mutasi Atlet, berkaitan dengan permasalahan atlet. Bahkan kata Junsam-sapaan akrab Junaidi Samsudin ini, dalam rapat, dirinya tidak mempermasalahakn masalah mutasi atlet Kabupaten Bogor ke daerah lain asalkan sesuai prosedur.

Namun kata Junsam, kenapa Kabupaten Bogor dipermasalahkan, sementara daerah yang menarik atlet Kabupaten Bogor aman-aman saja, sehingga itu alasannya dirinya menarik mundur atletnya dari BK angkat besi maupun catur.

“Tapi saya pastikan atlet kami dari cabang angkat besi dan catur tetap bertanding di ajang Porprov 2022,” kata Junsam menjelaskan.

Bukan itu saja, Junsam juga menyampaikan kepada tim keabsahaan dan mutasi atlet, jika KONI Kabupaten Bogor, tidak pernah mempermasalahkan, tidak melarang, bahkan tidak mengharapkan atletnya pindah ke daerah lain. Namun dengan catatan, ikuti regulasi yang berlaku.

“Kami selalu terbuka asalkan sesuai aturan. Karena, ketika kami menghambat atau melarang itu tidak baik. Apalagi Porprov ini merupakan hajatnya atlet, jadi silahkan saja, tapi ikuti regulasinya. Namun kenapa atlet kami dipermasalahkan, sedangkan atlet kami yang pindah tidak masalah, ini yang menurut kami tidak sehat. Akan tetapi melalui pertemuan tersebut saya pastikan atlet kami tetap bertanding di ajang Porprov 2022, meskipun nantinya masih ada pembahasan kembali,” ucapnya. =ADI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.