Selama Tiga Hari, 7 Perahu Nelayan Pelabuhan Jayanti Rusak Diterjang Ombak

CIANJUR—Sebanyak 7 unit perahu milik nelayan rusak berat tenggelam diterjang ombak saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Jayanti, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan, Sabtu (14/8/2021).Pasalnya, sudah dari sejak tiga hari ini gelombang pasang ombak yang diserti angin kecang melanda daerah pantai Cianjur selatan.


Informasi yang berhasil dihimpun pakuanraya.com kejadian gelombang pasang ombak yang diserti angin kecang melanda daerah pantai Cianjur selatan tersebut, sudah dari tiga hari yang lalu. Akibatnya sebanyak 7 unit perahu nelayan yang bersandar di Darmaga Palebuhan Jayanti rusak berat dan hanyut tenggelam. Sudah satu bulan, nelayan Pelabuhan Jayanti tidak melaut akibat cuaca buruk ini.


“Memang sebanyak 7 unit perahu nelayan yang sedang bersandar di Dermaga Pelabuhan Jayanti rusak berat dan tenggelam. Akibat diterjang gelombang ombak pasang yang disertai angin kencang pantai selatan. Peristiwa gelombang ombak pasang yang disertai angin kencang tersebut, terjadi sudah dari sejak tiga hari yang lalu, berutung tidak ada korban nyawa,” kata Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Rumbayan Nelayan Kabupaten Cianjur, Agus Bambang Irawan,kepada wartawan Minggu (15/8/2021).


Agus mengaku sudah hampir satu bulan ini, gelombang ombak tinggi disertai angin kencang menerjang parahu nelayan rusak dan tenggelam. Para nelayanpun kebingungan perahu yang biasa mereka gunakan untuk mencari ikan, sudah tidak bisa dipakai lagi. Sudah lebih dari satu bulan ini, tidak ada yang berani melaut untuk menangkap ikan. “Coba bayangkan jangankan melaut mencari ikan, perahu yang bersandar saja di Darmaga Pelabuhan saja bisa rusak dan tenggelam, akibat dierjang tingginya gelombang air pasang. Hingga saat ini, para nelayan yang parahunya rusak kebingunan. Pasalnya sebagian besar nelayan tidak punya mata pencaharian lagi selain menangkap ikan. Ketika perahunya rusak merekapun nganggur,” terangnya.


Hingga saat ini, para nelayan Jayanti.”lanjut Agus memohon agar pihak pemerintah kabupaten, provinsi Jabar maupun pusat dapat memperhatikan nasib para nelayan Pelabuhan Jayanti. Sebab sampai hingga belum pernah ada bantuan dari manapun. “Kami memohon kepada pihak pemerintah kabupaten, provinsi maupun pusat agar ada bantuan bagi para nelayan ang sedang kesulitan. Sebab setiap ada kecelakaan selalu minta didaftarkan dan dilaporkan tapi belum pernah ada bantuan keluar dari pemerintah,” pungkasnya. SYA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.