Selama 10 Hari, Polres Cianjur Sita Ratusan Miras Ilegal

Polres Cianjur berhasil mengamankan ratusan botol miras ilegal dan aksi kejahatan lainnya dalam program Pekat Lodaya tahun 2021. (ENDI)

CIANJUR – Selama 10 hari pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya Tahun 2021 menjelang Ramadan selama 10 hari dari tanggal 4-13 April 2021 di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur, Polres Cianjur berhasil mengamankan satu kasus Premanisme, 19 kasus prostitusi, satu kasus jalanan seperti geng motor dan sebelas kasus Penjualan Miras dengan barang bukti 1.607 botol Miras ilegal berbagai merek.

Kapolres Cianjur AKBP Mochamad Rifai, mengungkapkan, operasi ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberantas penyakit masyarakat seperti penjualan dan penggunaan miras hingga premanisme serta penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum Polres Cianjur.

“Kami sudah melaksanakan operasi pekat dengan sasaran perjudian, premanisme, penjualan miras ilegal, kejahatan jalanan/Geng motor hingga Narkotika. Ratusan miras ilegal sudah kita amankan,” ucap Kapolres.

Dalam kesempatan itu, ia juga berharap dengan kegiatan operasi pekat yang dilaksanakan diseluruh wilayah Kabupaten Cianjur, dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif. Selama bulan Ramadhan, semua umat Islam harus mendapatkan kenyamanan dan kekhusuan beribadah.

“Keberhasilan pengungkapan kasus ini sebagian besar juga karena adanya informasi dari masyarakat, kami menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan mau melaporkan apabila mengetahui tindak pidana atau sesuatu yang meresahkan masyarakat. Selama bulan puasa, operasi akan rutin dilaksanakan secara terus menerus untuk memberikan rasa aman dan nyaman,” tutupnya. NDI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.