Sektor Kesehatan Aktif Tingkatkan Pembangunan Inovasi di Pemkab Bogor

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) menggelar kegiatan temu inovator, pada Selasa (30/1/2024). Kegiatan temu inovator ini juga menjadi salah kegiatan yang pertama kalinya digelar di Indonesia dalam bentuk untuk meningkatkan kreativitas para inovator untuk terus berkarya dalam membangun percepatan Kabupaten Bogor.

Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu mengatakan dalam kegiatan ini pihaknya memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada para inovator selama enam tahun yang telah memberikan kontribusi dalam rangka meningkatkan nilai inovasi daerah di Bumi Tegar Beriman. “Kita tahu bersama bahwa selama enam berturut kabupaten bogor menjadi yang terbaik di tingkat jawa barat dan rangking dua nasional. Dan tentunya ini menjadi inovasi yang harus kita tingkatkan kedepan,” katanya kepada PAKAR, pada Selasa (30/1/2024).

Ia berharap di Kabupaten Bogor juga melahirkan banyak inovator-inovator yang berbakat, prestasi, sehingga dapat berkontribusi dalam percepatan pembangunan. “Tentu ini menjadi harapan kita semua, memiliki banyak lagi inovasi yang lahir dari kabupaten bogor. Dan karna kita, bogor juga punya potensi yang luar biasa untuk menghasilkan sesuatu yang baru bagi pembangunan bangsa ini,” jelasnya.

Meskipun begitu ia menyebut ada sebanyak 80 persen inovasi kesehatan, sehingga akan berdampak positive terkait pelayanan kesehatan untuk masyarakat setempat. “Kalau hari ini kita lihat bahwa ada 80 persen inovasi kesehatan, cuman kedepan kita berharap ini semua sektor tumbuh bersama bukan hanya dari sisi kesehatan tapi yang paling penting pelayanan ke masyarakat karna secara umum kehadiran pemerintah adalah untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.

Asmawa Tosepu juga menuturkan bahwa melalui top inovator akan terbangun kolaborasi dan berbagi stakeholder. “Bukan hanya pemerintah tetapi kita melihat dari kadin wakil pengusaha, kemudian unsur lainya di masyarakat sehingga harapan kita inovasi-inovasi yang sudah dihasilkan dan ini kemudian bisa diterjemahkan dan menjadi peluang usaha bagi warga untuk pembangunan usaha di kabupaten bogor,” tukasnya.

Sementara itu Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Daerah Bappendalitbang Kabupaten Bogor, Ratna Pratini mengatakan bahwa dalam kegiatan temu inovator kali ini merupakan dalam rangka sewindu inovasi daerah pada masa tahun 2016-2023. “Dimana memang kegiatan ini sekaligus untuk melaunching inovasi kabupaten bogor dengan take line inovasi tiada henti untuk menyemangati Dinas Kesehatan dan RSUD yang berpartisipasi aktif dalam penyelenggaraan inovasi daerah,” ucapnya.

Ia memaparkan ada 80 persen yang berpartisipasi aktif dalam meningkatkan pembangunan inovasi daerah di Kabupaten Bogor. “80 persen itu dibidang kesehatan, 4 rsud, dinas kesehatan dengan di dukung oleh 101 Puskesmas dan setiap tahun nya sudah berpartisipasi aktif. Mudah-mudahan kedepan dari 36 skpd dan dari 40 Kecamatan bisa berpartisipasi aktif untuk meningkatkan pembangunan inovasi daerah,” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.