Sekolah Dijadikan TPS, KPU : Rp2,5 Juta Untuk Dana Operasional dan Kebersihan

CITEUREUP – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menyebut ada puluhan fasilitas pendidikan di Kabupaten Bogor yang dijadikan tempat pemungutan suara (TPS) pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2024.

Hal itu disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Bogor, Adi Kurnia bahwa puluhan fasilitas pendidikan telah dijadikan tps beberapa wilayah di Kabupaten Bogor.

“Kita belum tau pasti berapa jumlah data totalnya, yang jelas. Ada puluhan fasilitas pendidikan atau sekolah di Kabupaten Bogor yang dijadikan tps pada saat pemilu serentak kemarin 14 Februari,” katanya kepada PAKAR, pada Kamis 15 Februari 2024.

Ia juga menjelaskan bahwa pihaknya telah menyalurkan dana Rp 2,5 juta untuk persiapan yang dijadikan tps baik itu dari fasilitas pendidikan maupun tidak.

“Jadi kita salurkan Rp 2,5 juta dengan peruntukan operasional pembuatan tps seperti penyewaan tenda, meja dan lain-lain. Dan kalau fasilitas pendidikan dijadikan tps tetap kita salurkan dana Rp 2,5 juta juga dan itu semua merata tidak ada perbedaan,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penggunaan dana Rp 2,5 juta di satuan pendidikan tersebut biasanya untuk operasional petugas kpps dan uang kebersihan sekolah.

“Biasanya petugas kpps menggunakan dana itu kalau disatuan pendidikan atau sekolah memberikan uang kebersihan, karena pemerintah daerah juga telah memberikan intruksi untuk peruntukan pengunaan sekolah menjadi tps,” imbuhnya.

Pemberitaan sebelumnya, Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor siap menjadikan fasilitas pendidikan atau sekolah-sekolah baik jenjang SD dan SMP di Kabupaten Bogor untuk dijadikan tps (tempat pemungutan suara) pada saat Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 14 Februari 2024.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Bambang Tawekal untuk mensukseskan pemilu serentak baik Pemilihan Presiden (Pileg), Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Ada fasilitas pendidikan yang dijadikan tps untuk persiapan pemilu serentak nanti dan kita juga sudah membuatkan penyampaian melalui surat ke KPU (komisi pemilihan umum) untuk fasilitas pendidikan dijadikan tps,” katanya kepada PAKAR, pada Senin (12/2/2024).

Bukan hanya itu ia juga meminta kepada KPU Kabupaten Bogor untuk menyampaikan jika ada kebutuhan tempat, pihaknya siap menyiapkan fasilitas pendidikan untuk dijadikan tps.

“Kalau ada kebutuhan sekolah untuk dijadikan tps tolong KPU sampaikan ke kami agar kami segera memfasilitasi dan intinya sekolah pada jenjang SD dan SMP baik itu Negeri maupun Swasta kita siap fasilitasi,” ungkapnya.

Namun ia mengaku untuk berapa jumlah sekolah yang dijadikan tps (tempat pemungutan suara) saat pencoblosan pemilu serentak belum diketahui jumlah totalnya. “Untuk angkanya itu ada di kpu yang jelas kita sampaikan kalau kita siap memfasilitasi sekolah menjadi tps,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.