Sekda Burhanudin Ungkap Banyak Mafia Tanah di Tlajung Udik Gunung Putri

Sekda Kabupaten Bogor, Burhanudin saat sidak ke sejumlah perusahaan, Jumat (9/7/2021). Age | Pakar

GUNUNGPUTRI – Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor angkat bicara soal adanya penyerahan lahan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasilitas Umum (Fasum) serta Prasarana Sarana Utilitas (PSU) seluas 12,5 hektar dari PT Ferry Sonneville kepada Pemkab Bogor. Namun, disisi lain Pemerintah Kabupaten Bogor berhati hati karena banyaknya sengketa lahan di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

“Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DPKPP) pun sudah berstatmen bahwa kita tidak akan masuk pada kubu kubu yang bersengketa,” kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin kepada Pakar Online.

Lanjut ia mengatakan, Pemkab hanya mengejar Fasos Fasum dan itu sudah diserahkan ke Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dengan luas lahan 12,5 hektar bersertifikat dari PT Ferry Sonneville.

“Lahan Fasos Fasum itu seluas 12,5 hektar dan itu sudah menjadi milik kita, mulai dari jalan raya yang berada didepan SPBU sampai di ujung jalan sana, lalu Prasarana Sarana Utilitas (PSU) pun akan segera dibangun tahun ini,” jelasnya.

Sementara itu, lahan yang seluas 3 hektar dari PT Ferry Sonneville sedang dalam proses BPKAD dan DPKPP.

Senada dikatakan Kabid Pertanahan DPKPP Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto mengakui PT Ferry Sonneville telah menyerahkan lahan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor.

“Lahan Fasos Fasum dan PSU tersebut yang berada di Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor sudah diserahkan kepada Pemerintah Daerah pada jaman Bupati Nurhayati sekitar tahun 2017,” ungkapnya.

Lanjut ia mengatakan awal penyerahan lahan tersebut dengan luas 9,4 hektar untuk Fasom Fasum dan untuk PSU dengan luas 2,75 hektar yang diberikan kepada Pemda Kabupaten Bogor.

“Fasom Fasum dengan luas 9,4 hektar itu jalan raya, lalu penghijauan artinya sepanjang jalan raya tersebut bukan milik PT Ferry Sonneville namun menjadi milik Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor. Lalu PSU 2,75 hektar itu rencananya akan dibangun tahun ini beserta GOM, kantor desa, SMPN 04 Gunung Putri, puskesmas, masjid, dan lainnya,” katanya kepada Pakar Online.

Namun dirinya saat ini sedang menunggu proses pemberian lahan dari PT Ferry Sonneville dengan seluas 3 hektar. “Untuk saat ini lahan seluas 3 hektar tersebut belum diserahkan kepada kita Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor, namun masih dalam proses perencanaan penyerahan. Lalu jika sudah diserahkan nantinya akan menjadi 15,2 hektar Fasos Fasum dan PSU PT Ferry Sonneville,” pungkasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.