Satpol PP Periksa Izin Operasi Galian Tanah dan Lakukan Tindakan Penutupan

Petugas penegak Perda Kabupaten Bogor dari jajaran Satpol PP Kecamatan Parungpanjang, sedang memeriksa satu galian tanah merah yang diduga ilegal, di Kampung Nagrek, Desa Gorowong. (Fahri | Pakar)

PARUNGPANJANG – Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Unit Kecamatan Parungpanjang mengambil langkah tegas dengan menutup sebuah lokasi galian tanah merah di Kampung Nagrek, Desa Gorowong, Kecamatan Parungpanjang.

Setelah menerima pengaduan dari warga terkait beroperasinya galian tanah merah tersebut, jajaran petugas penegak Perda ini langsung bergerak mengecek lokasi dan melakukan tindakan tegas dengan menutup sementara kegiatan operasinal galian tanah yang diduga belum berizin.

“Petugas tadi cek ke lokasi, betul itu ada galian tanah merah. Namun pemilik dari galian tidak ada di tempat, tapi langsung kami tutup untuk sementara waktu. Nanti akan panggil pemilik lahan dan pengelola galiannya,” ucap Dadang Kosasih, Kepala Unit (Kanit) Satpol PP Kecamatan Parungpanjang, Kamis (13/1/2022).

Ia menjelaskan, pemanggilan dilakukan dengan surat resmi baik kepada pemilik lahan maupun pengelola galian tanah merah guna meminta penjelasan dan melakukan pemeriksaan terkait apakah sudah memiliki dokumen soal perizinan atau belum sesuai peraturan daerah.

“Hari ini akan langsung kami buatkan surat penutupan sekaligus pemanggilan terhadap pemilik lahan dan pengelola galian tersebut. Apalagi lokasi tanah galian juga berada di bawah tiang dan jaringan sutet,” tukas Hengki, sapaanya.

Hingga berita dibuat, pihak media belum dapat mengkonfirmasi pihak terkait, baik pemilik tanah maupun pengelola galian. Namun dari keterangan yang berhasil dikumpulkan, tindakan tegas Satpol PP ini bukan hal baru, tapi sudah sering kali dilakukan karena maraknya galian ilegal. =FRI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.