Satpol PP Bakal Sidak Proyek Perataan Tanah untuk Pembangunan Cafe di Banjarsari

0
6

BOGOR – Kegiatan cut and fill atau perataan tanah menggunakan alat berat untuk pembangunan cafe di RT 03/03 Banjarsari, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, terus berlangsung meskipun belum punya izin.

Hal ini membuat Pemerintah Kecamatan Ciawi geram, dan menyatakan segera menindaknya karena sudah melanggar peraturan daerah.

“Akan kita cek ke lapangan,” kata Kasi Trantib Kecamatan Ciawi, Rudi Fahrudin, Selasa (25/8).

Dia menegaskan, inspeksi mendadak untuk pengecekan kondisi di lapangan secepatnya bakal dilakukan. “Pasti, secepatnya,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, pekerjaan perataan tanah untuk pembangunan cafe di lahan bekas Saung Ema di Desa Banjarsari sudah berlangsung hampir sebulan ini. Padahal terindikasi belum memiliki perizinan lengkap dari dinas teknis.

Kepala Desa Banjarsari, Misbah tak menampik adanya aktivitas cut and fill tersebut. Ia menerangkan jika pekerjaan perataan tanah dengan alat berat dilakukan pengusaha yang berinvestasi di wilayah kerjanya karena sudah punya modal izin lingkungan dari masyarakat sekitar.

“Izin lingkungan sudah selesai, sudah dirapatkan di desa juga jadi tidak ada masalah,” ujarnya.

Sementara, pernyataan Kades Banjarsari yang menyebutkan izin lingkungan sudah rampung, ternyata tidak benar adanya. Ada beberapa warga yang menolak membubuhkan tanda tangan setuju dengan berbagai alasan.

“Kabar beredar akan dibuat beberapa titik sumur artesis di lahan untuk cafe tersebut, saya tidak setuju karena khawatir dampaknya,” ujar warga RT 03/03 Desa Banjarsari Nuryadi.

ACHMAD KURNIAWAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.