Sambut Hakordia, Itjen Kemenag Gelar Lomba Antikorupsi

Lomba Antikorupsi. IST

JAKARTA – Inspektorat Jenderal Kementerian Agama (Itjen Kemenag)  menggelar lomba antikorupsi dalam rangka menyambut Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2023.

Irjen Kemenag Faisal mengharapkan lomba ini dapat menjadi suar integritas kepada masyarakat untuk turut serta dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

“Dalam memberantas korupsi dibutuhkan kerja kolektif dan kolaborasi dengan berbagai lini, harapannya dengan adanya lomba ini memacu kreativitas masyarakat untuk bersama berantas korupsi,” tutur Faisal lewat keterangannya, Jumat (10/11/2023).

Kategori lomba yang diselenggarakan antara lain, Lomba Policy Brief Pengawasan Itjen Kemenag.

Persyaratan, pertama masing-masing Tim Kerja atau Itwil wajib mengirim perwakilan 2 Orang. kedua peserta harus ASN tidak boleh Non ASN. Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya dan tema berisikan usulan pola pengawasan Itjen kemenag ke depan.

Untuk komponennya, Faisal menjelaskan, Ringkasan eksekutif maksimal 200 kata. Pendahuluan maksimal 500 kata. Pendekatan yang digunakan. Implikasi dan rekomendasi, sebanyak 2-4 rekomendasi kebijakan termasuk konsekuensinya maksimal 1.000 kata. Hasil dan Kesimpulan.

Pengiriman dapat melalui alamat email: https://bit.ly/PoliceBriefPengawasan https://bit.ly/PoliceBriefPengawasan

Selain itu digelar juga Lomba Desain Infografis dan Lomba video pendek.

Untuk Lomba Desain Grafis pengiriman dapat melalui alamat email: https://bit.ly/PoliceBriefPengawasan
https://bit.ly/PoliceBriefPengawasan

Sedang untuk Video  Pendek File video dapat dikirim melalui alamat Email : https://bit.ly/PengirimanVideoPendek-Madrasah (kategori I) untuk madrasah dan https://bit.ly/PengirimanVideo-PTKN (kategori II) untuk PTKN.

Lomba antikorupsi ini diharapkan dapat menjadi platform partisipasi aktif masyarakat dalam memerangi korupsi. Selain itu juga memberikan pandangan serta solusi inovatif untuk membangun masyarakat yang berintegritas.

“Pemenang dari setiap kategori akan diberikan penghargaan senilai total Rp 73.000.000,- sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam upaya pencegahan korupsi,” pungkas Faisal. =MHD

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.