Sakti Wahyu Trenggono Resmikan Pusat Ikan Koi dan Mas Koki Nusantara di Raider Ikan Hias Cibinong

Menteri Kelautan Dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pusat ikan koi dan mas koki Nusantara di Raider Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (7/3/2021). Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Menteri Kelautan Dan Perikanan (KKP) RI, Sakti Wahyu Trenggono meresmikan pusat ikan koi dan mas koki Nusantara di Raider Ikan Hias Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (7/3/2021).

Menteri Trenggono menilai, keberadaan pusat ikan tersebut menjadi peluang untuk menumbuhkan industri ikan hias Indonesia.

Sehingga, optimalisasi potensi produksi dan ekspor ikan hias Indonesia ke pasar dunia harus tetap memperhatikan perlindungan dan pelestarian.

“Tentu keberadaan pusat pengembangan dan pemasaran ikan hias harus ditingkatkan, untuk menumbuhkan industri ikan hias di Indonesia. Tapi,antara ekologi dan ekonomi harus sama-sama dijaga,” kata Menteri Trenggono.

Disamping itu, dia menilai jika
pusat pengembangan dan pemasaran Ikan hias Raiser di Cibinong, Kabupaten Bogor ini juga untuk mensiasati peluang pasar baru dan promosi. Untuk lebih memacu dan meningkatkan pangsa pasar ikan hias Indonesia di dunia internasional.

“Raiser ikan hias ini adalah satu-satunya fasilitas pengembangan dan pemasaran ikan hias terbesar milik pemerintah,” ungkapnya.

Diketahui, Produk ikan hias terus dikembangkan di Indonesia, melihat animo pasar domestik dan luar negeri yang cukup baik.

KKP mencatat, ekspor ikan hias Indonesia mencapai 33 juta Dolar AS pada 2019.

Jumlah itu naik signifikan dibanding tahun 2012. Saat itu, nilai ekspor ikan hias Indonesia sebesar 21 juta Dolar AS.

Hal ini juga membuat Indonesia tak pernah absen menjadi 5 besar negara pengekspor ikan hias sejak 2010 dan menjadi yang terbesar di dunia pada tahun 2018.

Komoditas ikan hias ekspor Indonesia antara lain adalah napoleon wrasse, arwana, cupang hias dan mas koki. Sedangkan negara tujuan utama ekspor ikan hias Indonesia adalah China, Amerika, Rusia, Kanada dan Singapura.

Menteri Trenggono berharap kehadiran raiser ikan hias di Cibinong ini juga dapat meningkatkan kualitas, menjadi penyangga stok, sarana edukasi dan pusat informasi ikan hias Indonesia.

“Perlu adanya perpaduan, baik itu kontes (ikan hias), training, dan juga pengembangan. Supaya bisa menggerakkan wisata juga,” katanya

Sementara itu, Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), Artati Widiarti menjelaskan, bahwa Indonesia memiliki 4.552 jenis spesies ikan hias bahkan 440 diantaranya merupakan endemik tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

”Besarnya potensi sumber daya adalah anugerah yang seharusnya dapat dimanfaatkan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, dan memiliki potensi besar sebagai penghasil devisa negara,” katanya. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.