Sakinah Finance Adakan Pelatihan Bekerja di Instansi Pemerintah bagi Penyandang Disabilitas

BOGOR – Sakinah Finance menyelenggarakan pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas yang bertujuan untuk mempersiapkan mereka bekerja di instansi pemerintah. Para peserta tersebut diberikan juga motivasi dalam membaca Al-Qur’an Isyarat. Acara ini dilaksanakan di Bogor dan dihadiri oleh 70 peserta yang berasal dari berbagai komunitas di wilayah Jabodetabek.

Acara ini menghadirkan Galih Purnama, seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang juga penyandang tuna netra. Dalam sesi yang penuh inspirasi itu, Galih membagikan pengalaman dan kiat suksesnya dalam berkarya serta mencari pekerjaan. Beliau juga memberikan panduan komprehensif mengenai cara mengikuti seleksi tes sebagai ASN, yang sangat relevan bagi peserta yang berminat untuk berkarier di sektor pemerintahan. Galih dilantik oleh Walikota Bima Arya tahun lalu dan ditempatkan di lingkungan kerja Pemerintah Kota Bogor.

Selain itu, pelatihan ini turut menghadirkan Ida Zulfiya yang memberikan motivasi dalam membaca Al-Qur’an Isyarat. Sesi ini dirancang untuk meningkatkan semangat dan kemampuan spiritual para peserta, dengan harapan dapat memberikan dampak positif dalam kehidupan mereka sehari-hari. Ida adalah Pentashih Mushaf Al-Qur’an dan Dosen Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta.

“Antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta sangat menggembirakan. Kami menyarankan peserta untuk memastikan pendidikannya sampai ke tingkat SMU dan selanjutnya ke universitas. Bahkan untuk dapat lebih berkompetisi, program sertifikasi keahlian juga harus diikuti”, ujar Murniati Mukhlisin, Pendiri Sakinah Finance di acara penutupan.

Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Sakinah Finance untuk mendukung inklusi sosial dan memberikan kesempatan yang setara bagi semua individu, termasuk penyandang disabilitas, agar mereka dapat berkontribusi secara maksimal di masyarakat. RIF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.