Rumah Warga Hancur Tertimpa Pohon Besar, Pemdes Gunungsari Tutup Mata

CITEUREUP – Pemerintah Desa (Pemdes) lepas tangan adanya salah satu rumah milik warga hancur terkena musibah tertimpa pohon besar tiga hari yang lalu di Kampung Tonggoh RT 04/02, Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Sekretaris Desa (Sekdes) Gunung Sari, Arif mengaku pihaknya sudah memberikan bantuan kepada warganya yang sedang mengalami musibah tertimpa pohon.

“Saat ini warga tersebut sedang dalam pembenahan rumah yang dilakukan oleh dirinya sendiri, dan kami dari Pemerintah Desa serta dari pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pun sudah memberikan bantuan dan mendata guna mengajukan bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor,” akunya.(21/10/21)

Lanjut ia mengatakan hampir 40 persen rumah tersebut mengalami kerusakan dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa yang disebabkan pohon tumbang.

“Saat ini kita hanya bisa menunggu bantuan dari Dinas terkait, karena kita sudah memberitahukan dan melaporkan. Semoga ada langkah positive dari pihak terkait adanya permasalahan ini,” jelasnya.

Arif pun mengungkapkan terdapat 3 perusahaan besar yang ada di Desa Gunung Sari, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor. Namun pihaknya tidak terpikir membantu warga yang terkena musibah dengan menggunakan Corporate Sosial Responbility (CSR) Perusahaan.

“Mungkin itu info yang bagus menggunakan CSR perusahaan tapi kita cek terlebih dahulu kerusakannya seperti apa dan kita bakal sampaikan kepada pak Kades langkahnya seperti apa kedepan nanti,” ungkapnya.

Sementara itu pemilik rumah, Ibu Emi Rusliani yang beranak 3 tersebut membantah bahwa pihaknya sampai saat ini tidak mendapatkan bantuan dari pihak mana pun.

“Sampai sekarang belum ada bantuan mas, Pemerintah Desa hanya melakukan pengajuan dan BPBD pun hanya datang ke lokasi melakukan pengecekan,” tegasnya.(21/10/21)

Ia menuturkan dirinya sudah tinggal bersama suaminya bernama Iwan Sugirwan selama 9 tahun dan sampai saat ini belum ada bantuan yang di luncurkan dari pihak Pemerintah Desa.

“Semoga dari dinas terkait dapat memberikan bantuan karena keluarga saya sangat membutuhkan bantuan tersebut untuk renovasi rumah ini, karena dari awal saya tinggal disini belum ada pemerintah yang memperhatikan kamu dan saya pun belum mendapatkan bantuan anggaran Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu),” tandasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.