Rudy Susmanto Minta Kontingen Bentuk Tim Monitoring Porprov dan Peparda Kabupaten Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Sejak ditetapkannya Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Yani Hasin, sebagai Ketua Kontingen Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV, dan Kepala Kesbangpol, Bambang Widodo Tawekal sebagai Ketua Kontingen Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) VI Kabupaten Bogor, pada dua evet olahraga paling akbar di Jawa Barat tahun 2022 ini, diharapkan bisa mewujudkan misi Kontingen ‘Bumi Tegar Beriman’ mempertahankan gelar juara umum.

Apalagi penunjukan Ketua Kontingen Porprov dan Peparda Kabupaten Bogor, oleh Plt Bupati Bogor, H Iwan Setiawan, menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto sudah sangat tepat.

Bahkan Rudy meminta agar para Ketua Kontingen, untuk selalu memantau wacana kontingen Kabupaten Bogor yang akan terjun di Porprov dan Peparda 2022.

“Penunjukan Kepala BPBD dan Kepala Kesbangpol sebagai Ketua Kontingen Porprov dan Peparda, sudah tepat. Karena menurut saya Ketua Kontingen itu harus diluar Dispora dan KONI. Supaya kedepannya tidak terjadi hal-hal yang tidak diingikan,” kata Rudy Susmanto, kemarin.

Bukan itu saja, Politisi Partai Gerindra itu juga ingin, Pemkab Bogor harus segera membentuk Tim Monitoring Kontingen yang sifatnya independen, namun terdiri dari unsur pejabat Dispora, Inspektorat dan BPKAD Kabupaten Bogor.

Menurutnya, tim Monitoring ini akan melakukan pengawasan, memantau, mencatat dan memberikan masukan-masukan kepada Kontingen Porprov dan Peparda Kabupaten Bogor untuk bekerja sesuai dengan aturan yang tegas dan jelas.

“Untuk posisi CdM juga lebih bagusnya jangan diisi dari pejabat yang ada di Dispora. Karena Dispora itu salah satu SKPD yang berkaitan dengan pemberian dana hibah ke KONI dan NPCI. Maka dari itu saya berharap pejabat Dispora idealnya masuk dalam unsur Tim Monitoring saja namun kewenangannya bisa memantau semua tahapan yang dilakukan Kontingen Kabupaten Bogor baik saat Porprov ataupun Peparda 2022,” paparnya.

Rudy, berpesan agar komposisi yang vital dalam Kontingen Porprov dan Peparda Kabupaten Bogor jangan ada yang rangkap jabatan. Jadi pilih salah satu apakah mau masuk Kontingen Peparda, Kontingen Porda atau masuk dalam jajaran official tim cabor.

“Kabupaten Bogor ini kaya akan SDM yang berkualitas dan mumpuni dalam bidang tata kelola olahraga. Jadi sangat kurang bagus kalau komposisi Kontingennya ada yang rangkap-rangkap. Artinya masuk di Kontingen Porprov dan masih di Kontingen Peparda, atau official cabor,” kata Rudy. =ADI
  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.