Rino: Air Tirta Pakuan Dijamin Bebas E-Coli dan Aman Dikonsumsi

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira. IST

BOGOR – Air merupakan salahsatu kebutuhan utama untuk mahluk hidup, Jika ditemukan bakteri E-coli dalam air yang biasa dikonsumsi warga, tentu bisa menimbulkan sakit diare bagi penggunanya.

Untuk mencegah hal tersebut, Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor telah mengambil langkah sebagai antisipasinya.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan Rino Indira menjelaskan, agar menghilangkan bakteri E-coli, masyarakat bisa me­nambahkan kaporit, gas klorin atau senyawa klorin lainnya.

”Jadi, insya Allah kalau air Perumda Tirta Pakuan aman untuk diminum atau be­bas dari bakteri E-coli ka­rena sudah teruji rutin di laboratorium,” kata Rino, kepada wartawan kemarin.

Rino kembali menambahkan, pemakaian kaporit ada taka­rannya. Standarnya sisa klor di reservoar 1 ppm dan di konsumen terjauh 0.2 ppm.

”Aturan ini pun sudah ter­tuang dalam Permenkes No 736 Tahun 2010,” tegas dia.

Masih kata Rino, Perumda Tirta Pakuan selama ini terus menjaga kualitas air yang diproduksi sesuai sistem pengolahan air bersih yang teruji. Mulai dari air baku Sungai Cisadane yang masuk Intake Ciherang Pondok, lalu diolah di IPA Dekeng dan IPA Cipaku.

Sampai akhirnya air bersih didistribusikan ke pelanggan zona III melalui penam­pungan 4.000 M3 (4 juta liter) dan 9.000 M3 di Reservoir Cipaku serta Reservoir Pa­jajaran kapasitas 12.000 M3 untuk pelanggan di zona IV.

Sekadar informasi, penyebab dari tingginya E-coli ini karena sumber air tanah berdekatan dengan tempat penampungan tinja (septic tank) karena keterbatasan lahan. Padahal, air tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan sehari-hari seperti mandi, memasak, mencuci, hingga air minum.=ROY

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.