Ribuan Rumah Terdampak Bencana Kandas Terima Bantuan dari Pemkab Bogor

LEUWILIANG – Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan tidak akan memberikan bantuan rehabilitasi rumah kepada ribuan warga yang terdampak gempa bumi magnitudo 4,6 pada Kamis, 14 Desember 2023 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Teuku Mulya bahwa anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor dalam kondisi minim.

Sehingga warga yang terdampak bencana alam gempa bumi terancam tidak mendapatkan bantuan rehabilitasi rumah.

“Belum cair, karena dana BTT sangat minim, jadi kita tidak tahu ada atau tidak anggaran BTT-nya. Dan kita mau mengajukan, namun tergantung dananya,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa anggaran BTT hanya dapat dicairkan kepada korban yang rumahnya mengalami rusak berat, namun dari informasi anggaran BTT tidak dapat mengcover semua rumah korban terdampak bencana gempa tersebut.

“Sumber anggaran lainnya pun belum pasti ada untuk membantu merehabilitasi rumah warga terdampak. Dan sejauh ini yang saya tahu tidak ada, terkecuali dari provinsi, Pj Gubernur juga menyaksikan datang ke sana, apakah ada semacam bantuan atau lainnya kita belum dapat informasi,” jelasnya.

Teuku Mulya menyebutkan bahwa anggar BTT saat ini, pihaknya masih menunggu mekanisme untuk dapat mencairkan anggaran tersebut, sebab peristiwa bencana gempa bumi sering terjadi dan bersifat tidak terduga.

“Cuman karena keterbatasan anggaran, mungkin yang diprioritaskan yang terlebih dahulu yang rusak berat. Sementara BTT tidak hanya digunakan untuk bencana, ada empat kriteria salah satunya bencana,” tukasnya. AGE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.