Ribuan Aset Pemkab Masih Bodong, BPKAD Klaim Sudah Ada Peningkatan Sertifikasi

Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Ade Jaya. Khaerul Umam | Pakar

CIBINONG – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor, masih terus membenahi ribuan aset tak bersertifikat, pasca mendapatkan catatan negatif dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Ade Jaya mengungkapkan beberapa hal yang menjadi penyebab aset milik Pemkab Bogor masih banyak yang belum bersertifikat.

Diantaranya alas hak serta perpindahan kantor pemerintahan yang ada di lingkungan Pemkab Bogor, serta hilangnya sejumlah dokumen-dokumen tentang aset.

“Setelah mendapatkan peringatan kemarin kami terus melakukan evaluasi. Masih ada sekitar 3.000 aset Pemkab Bogor yang belum bersertifikat,” ungkap Ade Jaya, Rabu (9/6/2021).

Dia pun mengklaim jika perlahan
sejumlah aset yang dimiliki Pemkab Bogor sudah mulai disertifikatkan. Hal itu merupakan dampak baik daripada kerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor ditambah ada program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Sebelumnya 81 lalu nambah jadi 166, dan kemarin ketika HJB nambah jadi 63. Sisa aset yang belum tersertifikasi sekitar 3.000 bidang. Kita kejar sampai 2023, karena ditahun itu harus selesai,” papar Ade Jaya.

Dalam sertifikasi ini, Ade Jaya menyebut pihaknya memprioritaskan aset-aset yang dihuni atau digunakan, seperti perkantoran, sekolah dan kantor pemerintahan yang lainnya.

Karena menurutnya tidak hanya lahan atau perkantoran yang akan disertifikatkan. Namun median jalan pun menjadi salah satu aset yang harus disertifikatkan.

Ia pun mengaku tidak khawatir akan aset Pemkab yang belum bersertifikat ini diserobot oleh pihak lain. Lantaran bisa diatasi dengan tanggung jawab mutlak dari Sekretaris Daerah dan penguasaan fisik dari BPKAD.

“Jadi semuanya masih terus berjalan ya. Masih kami proses,” jelas Ade Jaya.

Sebelumnya diketahui, permasalahan sertifikasi aset ini menjadi salah satu yang disinggung KPK saat berkunjung ke Kabupaten Bogor.

“Terkait manajemen aset daerah, total jumlah aset yang dikuasai Pemkab Bogor per 31 Desember 2020 adalah 5.804 bidang tanah. Jumlah aset yang telah bersertifikat sebanyak 1.957 bidang atau baru mencapai 33 persen. Masih ada 3.847 bidang yang belum bersertifikat,” tegas Kepala Satuan Tugas (Satgas) Bidang Pencegahan Direktorat Korsup Wilayah II KPK Dwi Aprilia Linda. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.