Rekomendasi Tak Kunjung Didapat, Posisi Sekda Kabupaten Bogor Tertahan Pusat

Ilustrasi posisi jabatan Sekda. IST

CIBINONG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, belum bisa memastikan kapan posisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) definitif bisa terisi. Kondisi itu terjadi lantaran sampai saat ini rekomendasi dari pusat belum juga diterima.

“Masih menunggu rekomendasi (pusat),” ujar Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor, Rusliandy, Senin (27/5/2024).

Saat ini, tercatat ada tiga nama yang masih menunggu kepastian untuk mengisi jabatan Sekda Kabupaten Bogor definitif tersebut.

Ketiganya yakni, Asnan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), kedua Ajat Rochmat Jatnika, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) dan ketiga Irwan Purnawan, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Ketiga pejabat tersebut diketahui merupakan hasil penjaringan yang dilakukan Pemkab Bogor melalui mekanisme lelang jabatan terbuka atau open bidding. Dimana sebelumnya ada 14 peserta di dalamnya.

Rusliandy mengklaim bahwa Pemkab Bogor sudah menempuh segala persyaratan dalam open bidding tersebut. Bahkan telah mengajukan permohonan rekomendasi itu kepada pusat yang meliputi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Ya (sudah mengajukan permohonan rekomendasi),” tutur Rusliandy.

Sementara, Pj Bupati Bogor, Asmawa Tosepu menyerahkan sepenuhnya proses open bidding tersebut kepada panitia seleksi (Pansel).

“Saya tidak bisa mengintervensi itu. Tiga besarnya kami serahkan ke Pansel,” ujar Asmawa belum lama ini.

Menurutnya, ketiga nama yang masuk tersebut adalah mereka yang memiliki kemampuan dan kompetensi terbaik dari 14 peserta yang sebelumnya ikut dalam open bidding.

Sehingga, dia meyakini nama yang nantinya ditentukan Pansel adalah hasil terbaik.

“Apapun hasilnya itu yang terbaik. Yang penting saya sudah sampaikan kepada para peserta untuk menunjukkan kemampuannya. Karena sekda itu jenderalnya kabupaten,” jelas Asmawa. =MAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.